Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus mendorong peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendidikan yang inovatif dan inklusif. Semangat tersebut diwujudkan Kelompok Keilmuan (KK) Ilmu-Ilmu Kemanusiaan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penguatan Kemampuan Bahasa Inggris Anak melalui Sunny English Holiday sebagai Program Pembelajaran Kreatif dan Interaktif” di Kebun Raya Itera, Kamis, 2 Juli 2026, dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026.
Sebanyak 20 anak bersama orang tua pendamping mengikuti Sunny English Holiday, yang memadukan pembelajaran bahasa Inggris, eksplorasi lingkungan, permainan edukatif, dan aktivitas kreatif. Program dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan dan berbasis pengalaman agar anak dapat belajar bahasa Inggris melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Tim dosen KK Ilmu-Ilmu Kemanusiaan yang terlibat terdiri atas Dr. Sunarsih, M.A., Reza Pustika, M.Pd., Doni Alfaruqy, M.Pd., Harits Setiawan, M.Pd., serta Hafiz Budi Firmansyah, S.Kom., M.Sc., Ph.D. Para dosen berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pendampingan peserta selama program berlangsung.
Ketua PkM, Anjar Nur Cholifah, M.Pd., menjelaskan bahwa Sunny English Holiday menggunakan pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman. Anak-anak tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga belajar melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan berbagai aktivitas yang dilakukan selama program.
Mengangkat tema buah-buahan, peserta diperkenalkan pada kosakata bahasa Inggris seperti nama buah, warna, dan karakteristiknya. Pemilihan tema tersebut membantu menghubungkan pembelajaran dengan objek yang familiar bagi anak sehingga materi lebih mudah dipahami dan menyenangkan.

Rangkaian acara diawali dengan kunjungan edukatif ke Melon House di kawasan Kebun Raya Itera. Peserta mengenal berbagai jenis tanaman melon, karakteristik, serta proses pertumbuhannya secara langsung. Setelah eksplorasi, anak-anak mengikuti matching games untuk mencocokkan nama buah, gambar, dan warna dalam bahasa Inggris.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi crafting, di mana peserta membuat kerajinan bertema buah menggunakan berbagai bahan yang telah disediakan. Selain menambah kosakata bahasa Inggris, aktivitas tersebut mendorong kreativitas, kemampuan komunikasi, keterampilan motorik halus, kerja sama, dan pemecahan masalah.
Rangkaian Sunny English Holiday ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme mereka. Para orang tua turut mengapresiasi pelaksanaan program dan berharap Sunny English Holiday dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan kesempatan bagi lebih banyak anak untuk belajar bahasa Inggris dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.



















