lampungmedia.id, Bandar Lampung – Seorang wanita bernama Siska (36), warga Way Halim, ditemukan tewas secara tragis di mess Gudang Bulog, Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung, pada Senin sore (4/8). Korban diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri, Muhammad Ridwan (39), yang kini telah diamankan pihak kepolisian.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut keterangan warga sekitar, sebelumnya terdengar suara pertengkaran hebat dari dalam kamar mess yang ditempati korban bersama pelaku. Suara teriakan dan permintaan tolong dari korban sempat mengundang perhatian warga.

“Saya dengar suara ribut-ribut, lalu terdengar teriakan minta tolong. Beberapa menit kemudian, laki-laki itu keluar sambil bawa celurit penuh darah,” ujar Reza, salah satu saksi mata yang juga penjaga gudang di lokasi.

Saat petugas kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka bacok di bagian leher dan dada. Tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan autopsi.

Setelah dilakukan pengejaran singkat, pelaku Muhammad Ridwan berhasil ditangkap tanpa perlawanan di rumah kerabatnya di kawasan Kemiling. Dalam pemeriksaan awal, Ridwan mengakui perbuatannya dan mengaku melakukan pembunuhan karena diliputi rasa cemburu dan emosi.

“Pelaku dan korban menjalin hubungan asmara, namun belakangan kerap terjadi perselisihan. Dugaan sementara, motif pembunuhan karena cemburu. Kami telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit yang digunakan pelaku,” ungkap Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Andi Pratama, dalam konferensi pers.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Peristiwa ini menyita perhatian luas dari masyarakat, terutama karena terjadi di lingkungan permukiman pada pagi hari, serta menambah daftar panjang kasus kekerasan dalam hubungan pribadi yang berujung maut.

Pihak keluarga korban berharap proses hukum berjalan secara adil dan pelaku dihukum setimpal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini