lampungmedia.co, Bali – WN Rusia bernama Artem Kantariia (31) ditemukan tewas dengan leher terjerat tali papan surfing di pagar pembatas kamar di sebuah tempat penginapan, di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menduga bunuh diri akibat depresi.

“Korban memang beberapa kali menceritakan tentang depresi atau frustrasi tentang hidupnya kepada teman-temannya namun tidak tahu apa penyebabnya,” kata Sukadi, Jumat (7/7).

Korban ditemukan tewas pertama kali oleh pemilik penginapan bernama Agus Suwantara (32) pada pukul 06.15 WITA pagi tadi.

Pemilik saat itu datang ke penginapan untuk membangunkan buruh melanjutkan pengerjaan proyek penginapan. Pemilik kemudian menemukan korban di lantai depan kamarnya.

Pemilik mendekati korban dan kaget karena leher korban terjerat di pembatas kamar. Pada kuping korban terdapat earphone yang masih terpasang.

Pemilik langsung menelepon pihak keamanan desa adat atau pecalang dan kepolisian. Menurut keterangan pemilik, korban sudah tinggal di penginapan tersebut selama satu tahun. Biaya penginapan sudah dibayar lunas.

Sementara itu, WN Rusia bernama Aizhan Gumarova (34) yang juga tinggal di penginapan tersebut mengaku sempat mengobrol selama 15 menit dengan korban sekitar pukul 00.00 WITA.

Korban bercerita di teras kamarnya tentang depresi menjalani hidup karena tekanan ekonomi. Aizhan meninggalkan korban setelah berbincang dan kembali ke kamarnya.

Aizhan mendapat informasi kematian korban dari karyawan penginapan pada pukul 07.00 WITA.

“Jasad korban telah dievakuasi dan sementara akan dititipkan ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans,” kata Sukadi.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini