lampungmedia.co, Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung meniadakan penjualan telur dan tepung terigu dalam pasar murah di Jalan Abdul Kadir, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Rabu, 5 April 2023. Kedua komoditas itu dikosongkan karena harga yang tinggi dan stok terbatas.

Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Wilson Faisol, mengatakan telur tidak dijual dikarenakan harganya saat ini masih sangat tinggi, yakni Rp28 ribu per kilogram.

“Jadi nggak ketemu hitung-hitungannya,” kata Wilson.

Selain itu, tepung terigu pun ditiadakan untuk sementara karena ketersediaannya terbatas, yaitu 120 kilogram per kecamatan dan disebar di tiga titik pasar murah.

“Ini jadi evaluasi untuk menambah pasokan terigu karena saat Ramadan terigu banyak dipakai buat kue,” ujarnya.

Sementara itu, sembako lainnya yang dijual dalam pasar murah, seperti minyak goreng Rp10.500, beras premium 5 kg Rp47.500, gula 1 kg Rp8.500, dan tepung terigu 1 kg Rp7.000.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan dihalaman resmi Lampost.co

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini