lampungmedia.id, Bandar Lampung — Sebuah gagasan besar tengah mengemuka dari jantung Pulau Sumatera. Sejumlah tokoh berpengaruh di Lampung menggulirkan wacana pemekaran daerah, dengan usulan memecah Provinsi Lampung menjadi tiga provinsi baru. Langkah ini diyakini sebagai upaya strategis untuk mendorong pemerataan dan percepatan pembangunan di berbagai wilayah Lampung yang selama ini dinilai belum maksimal tersentuh pembangunan.
Diskusi hangat ini berlangsung dalam sebuah pertemuan di Lamban Sabah Resto, Kota Bandar Lampung, pada Minggu (4/5). Hadir dalam forum tersebut berbagai tokoh penting yang memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan dan pembangunan daerah, di antaranya mantan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, mantan Bupati Lampung Timur Irfan Nuranda Djafar, serta anggota DPD RI Bustami Zainudin dan anggota DPR RI Mukhlis Basri dan Hanan A. Razak.
Turut hadir pula mantan Bupati Lampung Utara Zainal Abidin, mantan Bupati Lampung Timur Zaipul Bukhori, serta para inisiator pemekaran seperti Ketua Pemekaran DOB Lampung Tenggara, Ketua Pemekaran Bandar Negara, Ketua Pemekaran Lampung Pesisir Toni Mahasan, tokoh muda Lampung Resmen Khadafi, dan tokoh pers Lampung Ardiansyah.
Menurut Toni Mahasan, Ketua Pemekaran Lampung Pesisir, musyawarah ini menghasilkan sebuah gagasan konkret: memecah Provinsi Lampung menjadi tiga entitas administratif, yaitu:
-
Provinsi Lampung Induk – mencakup Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus.
-
Provinsi Lampung Tengah – terdiri dari Lampung Tengah, Metro, dan Lampung Timur.
-
Provinsi Lampung Raya – meliputi Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.
“Ini bukan tentang politik atau ambisi kekuasaan. Ini tentang keadilan pembangunan. Kami ingin daerah-daerah yang selama ini tertinggal bisa tumbuh dan berkembang lebih cepat,” ujar Toni.
Ia juga menambahkan bahwa momentum pemekaran ini sangat terbuka, seiring dengan mulai menguatnya sinyal dari Pemerintah Pusat terkait pencabutan moratorium pemekaran wilayah.
“Semoga ikhtiar ini dimudahkan dan diridai oleh Allah SWT,” tutupnya dengan harap.
















