lampungmedia.co, Surabaya – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Antiek Sugiharti mengungkap jenis paus yang terdampar di pesisir laut Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya.
Paus itu diduga merupakan jenis Balin.
“Jenis Paus Balin dari perairan Australia. Iya memang jenis paus ini jenis paus Perairan Australia,” kata Antiek saat dikonfirmasi, Senin (15/5).
Antiek menjelaskan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) untuk meneliti kepastian jenis paus yang terdampar itu.
“Teman-teman FKH Unair yang besok akan melakukan penelitian,” ujarnya.
FKH Unair tengah meneliti penyebab kematian dari paus tersebut. Sebab, kata dia, Paus Balin ini merupakan spesies mamalia asli Australia.
“Besok akan diberi garis police line dan akan dilakukan pengambilan sampel dari FKH Unair untuk menentukan penyebab kematiannya dan kerangkanya akan diawetkan untuk di museumkan karena jenis paus ini tidak ada di perairan Indonesia karena ini jenis dari Australia,” ungkapnya.
Menurutnya, paus yang terdampar ini tergolong masih muda. Karena ukurannya masih sekitar 12 meter.
“Ini paus masih kecil, masih muda, belum dewasa. Karena kalau dewasa itu ukuran 16 meter ini masih 12 meter,” kata dia.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com




















