lampungmedia.co, Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kembali melakukan tes swab antigen secara acak kepada pengunjung dan pedagang di Pasar Cimeng Telukbetung Selatan, Sabtu (12/2/2022).
Hasilnya, dari kurang lebih 300 sampel warga dan pedagang ditemukan sedikitnya 9 orang terkonfirmasi Covid-19.
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, untuk yang terkonfirmasi positif langsung diminta isolasi mandiri (isoman) di rumah yang kemudian dilakukan pengawasan oleh tim dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat.
Ia mengimbau masyarakat yang isoman untuk tidak berpergian ke mana-mana agar tidak menularkan ke masyarakat yang lain.
“Kalau tidak bepergian kan yang terpapar hanya dia sendiri, harus bisa sayangi keluarga yang lain. Kalau bisa kerja sama kan yang terpapar jadi terbatas,” ujarnya.
Eva juga mengatakan, pihaknya belum bisa menutup pasar-pasar meskipun saat swab antigen ditemukan warga yang terpapar di setiap pasar.
Menurutnya, apabila dari sampel yang di-swab 200 hingga 500 orang dan yang terpapar hanya 5-10 orang, maka tidak tidak dilakukan penutupan. Tapi kalau dari 900 sampel swab di lokasi dan setengahnya positif maka akan ditutup.
“Bunda sedih masih banyak masyarakat yang tidak patuh Prokes dan mengabaikan Covid-19,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, pelaksanaan swab secara acak ini banyak warga yang tidak mau dan lari. Tetapi ketika sudah diberi pengertian akhirnya banyak yang mau.
“Alhamdulillah, sudah ada yang mau, kita rayu dan berikan pengertian,” kata dia.
Berita ini telah terbit di sini

















