GERBANGREPUBLIK.COM – (Metro). Atlit National Paralympik Komite asal Lampung Timur Sukiyanto  keluhkan kurang perhatian pihak Pemerintah setempat terhadap perkembangan olah raga Tenis meja .

Menurut Sukiyanto (44) yang merupakan guru honor di Lamtim, tahun 2016 tepatnya pada bulan Oktober, dirinya bersama atlit lainnya mewakili Lampung di Bandung Jawa Barat mendapat perunggu pada tingkat Nasional, meski demikian hingga saat ini dirinya belum pernah mendapat tali asih oleh pemerintah maupun KONI setempat.

” Kami mendapat perunggu dalam kejuaraan tingkat Nasional, akan tetapi jujur kami belum mendapat perhatian oleh Pemerintah maupun KONI, sekedar di ketahui saja, pada bulan Nopember 2017 kami masih di percaya untuk mengikuti kejuaraan tingkat Nasional,” ujarnya Minggu (24/9/2017).

Di tambahkan Sukiyanto saat mengikuti turnamen mini di Kota Metro banyak kebutuhan kami yang hingga kini belum ada, diantaranya karet bet dan peralatan lainnya, hal ini merupakan modal utama atlit olahraga.(her

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini