lampungmedia.co, Jawa Barat – Bengkel di kawasan wisata Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dikeluhkan pengunjung.
Bengkel ini menunjuk-nunjuk roda mobil korban, untuk menjaring korban, dengan menyebut “rem mengeluarkan asap karena panas”.
Pihak bengkel pun mencipratkan air ke rem mobil korban (sehingga pasti muncul uap putih).
Bila korban tidak memahami rem mobil, hampir dipastikan terjerat dan masuk bengkel.
Setibanya mobil korban di bengkel, montir langsung membongkar roda mobil korban untuk mengecek rem yang sebenarnya tidak kenapa-napa.
Setidaknya yang diincar bengkel ini: Korban membayar biaya bongkar-pasang.
Persoalan bengkel ini viral di media sosial dan kolom komentar dipenuhi netizen yang mengetahui bengkel tersebut: Modus lama tidak pernah ditindak.
Wartawan mendatangi bengkel tersebut pada Sabtu (28/10). Pemilik bengkel berinisial AS (55 tahun) mengakui menangani mobil yang kemudian viral itu.
Namun, ia membantah telah melakukan kelicikan.
“Iya, Sabtu kemarin (pekan kemarin), siang. Kondisi mobilnya ngebul (berasap), ban depan roda kiri. (Mobil) ke bengkel minta dicek, saya cek, kan. Kalau (pemilik mobil) enggak nyuruh, enggak mungkin (saya) ngecek,” kata AS.
“Saya pasang lagi, enggak ada yang diganti, enggak ada biaya. Berapa ongkosnya, saya bilang enggak apa-apa, minyak rem saya kasih. Saya enggak enak dengan video ini, saya enggak terima,” ujar AS.




















