lampungmedia.co, Jawa Barat – Muhammad Gabriel, balita di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, tidak bisa melepaskan kaleng wafer dari kepalanya, Minggu malam (30/7). Ia pun dibawa ke RS Islam Kota Tasimalaya namun pihak RS merujuknya ke ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya

Tim Damkar Tasikmalaya pun langsung berupaya melepaskan kaleng itu dari kepala balita.

Metode yang digunakan adalah menggunakan gerinda listrik kecil. Untuk melindungi supaya gerinda tidak melukai, maka digunakan sendok sebagai penghalangnya.

Anak itu pun berkali-kali berteriak dan menangis kesakitan karena lama-lama kaleng itu melukainya.

“Nah! Alhamdulillah,” kata petugas yang berjibaku saat kaleng wafer itu akhirnya terlepas.

Para petugas dan orang tua balita itu pun lega dan bercanda, “Kenapa atuh dimasuk-masukin,” kata seorang petugas disambut senyuman orang tua.

“Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Damkar Tasikmalaya yang telah menerima dengan baik,” kata pihak keluarga.

“Alhamdulillah proses penyelamatan berhasil dilaksanakan dalam waktu kurang-lebih 10 menit,” kata akun resmi Damkar Tasikmalaya, Senin (31/7). kumparan diperbolehkan mengutip dan menggunakan video yang diunggahnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini