lampungmedia.co, Bandar Lampung – Sebanyak 64 rumah warga dan tiga sekolah di Kampung Sumberagung, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang terendam banjir hingga setinggi 70 sentimeter.
Camat Rawapitu, Antoni mengaku masih memantau ketinggian air yang merendam permukiman warga dan fasilitas umum di wilayah tersebut. “Ada 64 rumah dan tiga sekolah yakni SD, SMP, dan SMA yang terendam banjir,” kata Antoni, Senin, 10 Januari 2022.
Menurut dia, banjir terjadi akibat intensitas curah hujan cukup tinggi terus mengguyur, sementara saluran air di sekitar lokasi kurang berfungsi dengan baik. “Warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing. Mudah-mudahan tidak turun hujan lagi agar air segera surut,” ujar dia.
Sementara itu, warga Kampung Sumberagung, Herman mengeklaim banjir kali ini jadi yang terparah sejak 32 tahun ia tinggal di daerah itu. “Banjir masuk ke rumah sejak Minggu malam, 9 Januari 2022 sekitar pukul 00.00 WIB. Saat itu hujan deras,” kata dia.
Herman mengatakan, akibat bencana alam itu, peralatan pertanian dan gabah hasil panennya yang disimpan di dapur ikut terendam. “Pupuk dan padi di belakang juga basah kena air. Kalau barang perabotan elektronik sih enggak, karena kan di bagian tengah rumah dan juga tempatnya lebih tinggi,” katanya.
Berita dan informasi ini sudah diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi lampost.co



















