lampungmedia.id, Bandar Lampung – Wali Kota Eva Dwiana kembali menunjukkan komitmen Pemerintah Kota dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat. Bertempat di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (10/2/2026), bantuan pengobatan, bantuan korban bencana, dan santunan kematian diserahkan secara langsung kepada puluhan warga yang membutuhkan.
Sebanyak 24 penerima bantuan hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari warga yang mengalami musibah, keluarga korban meninggal dunia, hingga masyarakat yang membutuhkan dukungan biaya pengobatan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kondisi sosial masyarakat di Bandar Lampung.
Adapun para penerima bantuan yakni Suharni; Reza Haryanto melalui Oktaviana Wulandari; Abdul Rosyid Asadi melalui Mardi Saoutra; Sulaiman; Alinawati; Ayu Amanda melalui Nurlaini; Mulyati melalui Salma; Purnomo HS melalui Sumiyati; Muhammad Farid Al Fatih melalui Andriyanto dan Febrina Fitri; Muhammad Reza Liyani melalui M. Liyani dan Carlia Subandi; Benny Murdani melalui Sumarni; Nurma; Yuli Yanti melalui Daiman; Dedi Pariyadi; Salwa Nabila Tsurayya melalui Hari Andreas Ajahar dan Titi Marlina; Maya Rosanti; Sumarlin melalui Animah; Endy Ray melalui Sesma Resmita; Gema Fikri melalui Iin Pramana; Suhaibi melalui Eti Sumyati; Nur Aini melalui Aji dan Imas Yuyun; Muhammad Ibrahim Afrizal melalui Dedy Afrizal dan Sri Fatma Wati; Suarto melalui Susila Wati; serta Mas Noning melalui Sadeli.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi maupun musibah. Menurutnya, bantuan sosial bukan sekadar bentuk dukungan materi, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah memberikan rasa aman dan perhatian kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan pemerintah selalu hadir untuk masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga dan menjadi penyemangat bagi keluarga yang sedang menghadapi cobaan,” ujar Eva Dwiana.
Program bantuan sosial yang dijalankan Pemerintah Kota Bandar Lampung selama ini menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat. Selain bantuan pengobatan dan santunan kematian, Pemkot Bandar Lampung juga terus menyalurkan berbagai program bantuan kemasyarakatan, khususnya bagi warga kurang mampu dan korban bencana.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandar Lampung serta perwakilan keluarga penerima bantuan. Suasana haru terlihat ketika sejumlah keluarga penerima menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan pemerintah daerah.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap solidaritas sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat dapat terus terjaga, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga secara merata.
Kota Eva Dwiana kembali menunjukkan komitmen Pemerintah Kota dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat. Bertempat di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (10/2/2026), bantuan pengobatan, bantuan korban bencana, dan santunan kematian diserahkan secara langsung kepada puluhan warga yang membutuhkan.
Sebanyak 24 penerima bantuan hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari warga yang mengalami musibah, keluarga korban meninggal dunia, hingga masyarakat yang membutuhkan dukungan biaya pengobatan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kondisi sosial masyarakat di Bandar Lampung.
Adapun para penerima bantuan yakni Suharni; Reza Haryanto melalui Oktaviana Wulandari; Abdul Rosyid Asadi melalui Mardi Saoutra; Sulaiman; Alinawati; Ayu Amanda melalui Nurlaini; Mulyati melalui Salma; Purnomo HS melalui Sumiyati; Muhammad Farid Al Fatih melalui Andriyanto dan Febrina Fitri; Muhammad Reza Liyani melalui M. Liyani dan Carlia Subandi; Benny Murdani melalui Sumarni; Nurma; Yuli Yanti melalui Daiman; Dedi Pariyadi; Salwa Nabila Tsurayya melalui Hari Andreas Ajahar dan Titi Marlina; Maya Rosanti; Sumarlin melalui Animah; Endy Ray melalui Sesma Resmita; Gema Fikri melalui Iin Pramana; Suhaibi melalui Eti Sumyati; Nur Aini melalui Aji dan Imas Yuyun; Muhammad Ibrahim Afrizal melalui Dedy Afrizal dan Sri Fatma Wati; Suarto melalui Susila Wati; serta Mas Noning melalui Sadeli.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi maupun musibah. Menurutnya, bantuan sosial bukan sekadar bentuk dukungan materi, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah memberikan rasa aman dan perhatian kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan pemerintah selalu hadir untuk masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga dan menjadi penyemangat bagi keluarga yang sedang menghadapi cobaan,” ujar Eva Dwiana.
Program bantuan sosial yang dijalankan Pemerintah Kota Bandar Lampung selama ini menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat. Selain bantuan pengobatan dan santunan kematian, Pemkot Bandar Lampung juga terus menyalurkan berbagai program bantuan kemasyarakatan, khususnya bagi warga kurang mampu dan korban bencana.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandar Lampung serta perwakilan keluarga penerima bantuan. Suasana haru terlihat ketika sejumlah keluarga penerima menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan pemerintah daerah.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap solidaritas sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat dapat terus terjaga, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga secara merata.


















