lampungmedia.co, Pringsewu – Seorang wanita ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di ruas Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbar), Pekon Gumukrejo, Pagelaran, Pringsewu tepatnya di depan kantor Nahdatul Ulama Pagelaran pada, Selasa,15 Agustus.
Berdasarkan hasil penelusuran polisi, korban diketahui bernama Nurbaiti (47) warga Pekon Gumuk Mas Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu yang diketahui mengalami gangguan jiwa (ODGJ) sejak 4 tahun silam.
Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh saksi Ryan dan Ardi, pegawai SPBU 23.353.18 Pagelaran pada, Selasa 15 Agustus 2023 pukul 3 dini hari. Saat ditemukan, korban tergeletak terlentang di jalan aspal dalam kondisi tidak bergerak dengan luka parah dibagian kepala.
“Awalnya kedua saksi ini melihat ada seseorang yang tidur terlentang di jalanan, karena curiga lalu didekati dan setelah diperiksa ternyata korban sudah dalam kondisi tidak bernafas dan terdapat beberapa luka dibagian tubuh. Atas kejadian tersebut kedua saksi langsung melaporkan kepada Polisi,” ujar Kapolsek Pagelaran.
Dijelaskan Kapolsek, setelah petugas datang dan melakukan olah TKP, korban lalu dievakuasi kerumah sakit Wismarini Pringsewu. Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa dengan luka lecet di pelipis sebelah kiri, lecet lutut kaki kanan dan kiri, patah tulang rusuk belakang serta luka berat di bagian kepala akibat benturan keras.
Kapolsek menyebut tewasnya korban diduga akibat tertabrak kendaraan bermotor yang melintas dilokasi kejadian. Hal itu dikuatkan dengan rekaman CCTV yang ada disekitar TKP.
“Ya korban ini merupakan korban lakalantas tabrak lari, dan kasus tersebut sudah kita koordinasikan dengan unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pringsewu untuk penanganan hukum selanjutnya,” bebernya.
Sementara itu Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Pringsewu Aipda Dani Waldi menambahkan, pihaknya masih berupaya mengungkap pelaku tabrak lari tersebut.
“Dari rekaman CCTV, pengendara tersebut kabur setelah menabrak korban. Rekaman CCTV juga tidak begitu jelas, saksi saat kejadian juga tidak ada namun terus kita upayakan untuk mengungkapnya,” tandasnya.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co




















