lampungmedia.co, Sleman – Presiden Joko Widodo telah memilih 2 ekor sapi dari Kabupaten Sleman sebagai hewan kurban untuk Idul Adha mendatang.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suparmono, mengatakan 2 sapi itu kemungkinan akan disembelih di Gedung Agung dan Kabupaten Gunungkidul.
“Dari 7 sapi yang dicalonkan, 2 yang terpilih,” kata Suparmono di Pasar Hewan Ambarketawang, Sleman, Selasa (20/6).
Sapi pertama berjenis angus dengan berat 1 ton yang berasal dari Kecamatan Mlati. Sapi ini kemungkinan yang akan dikurbankan di Gunungkidul.
Yang kedua sapi peranakan ongole (sering dikenal dengan nama PO) dengan berat 850 kilogram asal Kecamatan Pakem. Kemungkinan sapi ini akan dikurbankan ke Gedung Agung.
“Artinya Sleman dari tahun ke tahun ternak yang dibudidayakan warga jadi lirikan timnya Pak Presiden untuk dijadikan sapi korban. Pasti secara kesehatan dan sebagainya memenuhi syarat,” ujar Suparmono
Kedua sapi ini juga telah dicek oleh Balai Besar Veteriner (BB Vet) Wates, Kabupaten Kulon Progo. Keduanya sehat dan bebas penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan cacing.
“Positifnya ternyata banyak peternak Sleman yang menyiapkan sapinya untuk Idul Adha. Itu kan mesti sapi disiapkan makannya, pemeliharaannya, kesehatannya. Biasanya secara rutin sapi-sapi itu diberi obat cacing dan sebagainya itu biasanya kerja sama puskeswan,” katanya.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com




















