lampungmedia.co, Medan – Viral di media sosial, video yang menunjukkan seorang perempuan berpakaian jas dokter terlibat cekcok di area parkir RSUD Dr Pirngadi, Kota Medan.
Perempuan tersebut, yang belakangan diketahui merupakan koas berinisial FF, beradu mulut dengan pengunjung RS—perekam peristiwa itu.
“Ini ya, we, dokter ini, galak banget, tengok ya, ini ada gilanya ini, kok nantang-nantang, mukul-mukul mobil orang,” kata perekam video itu.
Dalam video tersebut juga terlihat FF membuka pintu mobil dan menarik paksa perekam video keluar dari mobil.
“Ini pemukulan, dia narik-narik saya,” kata perekam video.
Seorang pria mencoba menenangkan keduanya dan meminta FF tenang karena dokter harus beretika dan berkarakter.
“Bawa ke dinas boleh, apa sih sebenernya? Saya punya karakter, tapi jangan diganggu, bilang ke bos kamu,” jawab FF.
Humas RSUD Dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin, membenarkan video viral itu.
“Benar (ada cekcok di area parkir RSUD Dr Pirngadi), “ kata Edison kepada kumparan, Selasa (11/4).
“Saya tidak di situ, cuma kalau kami tanya dokternya, kronologinya, karena kesalahpahaman diklakson-klakson dia, biasalah di parkir,” sambung dia.
Edison menjelaskan cekcok itu disebabkan cuma urusan parkir. Pengunjung yang ingin keluar membunyikan klakson berkali-kali, kemudian FF tersulut emosi.
Terkait sanksi yang akan diberikan, Edison menuturkan hal tersebut belum bisa diputuskan. Sebab, konfirmasi kronologi cerita masih diterima oleh satu pihak saja. Meski begitu, nantinya akan didalami, mengingat dokter tersebut adalah mahasiswi koas.
“Kalau sanksi itu, nanti Wadir Diklat lah yang akan mempelajari pengumpulan data dan keterangan, ini enggak tau kesalahan siapa, karena pihak kontranya kan belum ditanya,” kata Edison.
“Cuma karena dia pake seragam itu, dia nunjuk-nunjukin namanya (di jas dokter), kecewa juga kita,” tutupnya.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com




















