GERBANGREPUBLIK.COM – (Lampung Timur). Lebih dari 300 massa yang mengatasnamakan KAMPUD (kesatuan Aksi Mahasiswa Pemuda Untuk Demokrasi )dan Paguyuban pedagang Batang Hari(PPB) melakukan Aksi Demo di 2 Tempat berbeda Gedung DPRD dan KEJARI Lampung Timur(31/10/17).
Dalam Orasinya koordinator Lapangan sekaligus ketua KAMPUD Fitri Andi menyampaikan beberapa tuntutan terkait Isyu KKN yang ada di Lampung Timur dan juga Terkait permasalahan Indomaret yang ada di 38 Batang Hari yang telah buka meski belum memiliki Izin Usaha Toko Modern(IUTM) dari Perindag Lampung Timur.
Setelah melakukan orasi akhirnya perwakilan pengunjuk rasa di terima oleh Anggota Dewan dari perwakilan 7 partai politik.
“Kami sebagai wakil Rakyat sangat mengapresiasi bapak bapak dan ibu ibu dalam menyampaikan aspirasi karna memang di sinilah tempatnya (DPRD Kab)”ujar Zohari dari partai Golkar.
pada kesempatan itu terkait Indomaret di 38 para wakil Rakyat akan berkoordinasi dengan Ketua Dewan untuk menggunakan Hak Interplasi kepada Bupati dan dinas terkait.
DiTempat terpisah perwakilan dari Pengunjuk Rasa juga di terima Langsung Oleh Kajari Sukadana Akhmad Syahrir Harahap
“Kami para Pedagang Batang hari merasa sangat keberatan dengan telah di bukanya Indomaret di sekitar tempat usaha kami apa lagi Belum ada IUTM nya,Jelas jelas bahwa tanda tangan persetujuan bukan dari masyarakat sekitar Indonaret dan juga bukan dari pedagang”ujar Yudi mengadu ke Kajari.
Kajaripun langsung merespon dengan memanggil Jaksa Intel untuk mentelaah laporan tersebut.
“Kami dari Kejari nanti akan turun untuk melihat dan mentelaah dalam kaitan masalah Indomaret “ujar Kajari Sukadana
Masih kata Kajari”kita akan lihat apa kah ada hal yang di Langgar oleh Indomaret dalam Hal Izin dan lainnya”.
Andi Fitri Koordinator Aksi mengatakan”Ini ada indikasi cacat hukum dalam Pendirian dan buka nya Indomaret,kepala desa pun telah mencabut dukungan terhadap berdirinya Indomaret”.
“Apa bila Aksi kami tidak di Respon oleh pemerintah Lampung Timur dan Kejari maka kami akan datang Lagi dengan jumlah lebih besar”ujar Andi
Sememtara Pihak Indomaret ketika di hubungi melalui WA(whats App) tidak ada tanggapan sama sekali.(KEMAS)




















