GERBANGREPUBLIK.COM – (Lampung Timur). Baru saja  sehari dilaksanakan sosialisasi penggunaan Dana Desa secara serentak oleh Kejaksaan di seluruh Indonesia, pemandangan terbalik 180 derajat terjadi setelah Pelaksanaan monitoring dan evaluasi DD (Dana Desa) di Kecamatan Sekampung Kabupten Lampung Timur, dimana oknum ketua forum kepala desa Kecamatan setempat melakukan bagi – bagi uang,  jumat (25/08/2017).

Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Komunikasi Surat Kabar Mingguan (FKSKM) Lamtim Tarmizi Husen.

” Uang apa itu, kok di bagi – bagi tujuan nya untuk apa ? dari mana asal – usulnya uang mencapai puluhan juta, hal ini harus di tindak lanjuti oleh pihak berwajib,” tegas Tarmizi kepada gerbangrepublik.com .

Lebih lanjut Tarmizi selaku Ketua Forum Komunikasi Surat Kabar Mingguan mengatakan, sangat menyayangkan sekali  Kepala Desa Kecamatan  Sekampung yang berada dilokasi  Monetoring dan Evaluasi dari dinas PMD Lampung Timur telah membagi-bagikan uang kepada sejumlah Oknum wartawan yang tidak bertanggung jawab, perbuatan ini sangat tidak mendidik.

Seharus nya Rumlaspodo selaku Kepala Desa Sekampung ( ketua Forum kades_Red)  bukan membagi – bagikan sejumlah uang kepada oknum wartawan, akan tetapi memberi pengertian bahwa Dana Desa bukan untuk di bagikan , karena harus di pertanggung jawabkan Kepala Desa.

“Saya sangat menyayangkan tindakan ketua forum itu membagi-bagikan dana tidak jelas pertanggung jawabannya,dari mana dana itu?? “Kalau dana pribadi ga mungkin itu”ungkap ketua FKSM Lamtim

Tarmizi berharap kepada seluruh pers yang ada di Lampung Timur bisa dapat menjalan kan tugas nya dengan baik dan profesional berdasar kan kode etik jurnalistik dan UU no. 40 tahun 1999 tentang PERS,

“Saya menghimbau kepada seluruh kepala desa se – Kabupaten lampung timur, agar tidak memberikan bentuk apapun kepada Oknum yang mengaku – ngaku wartawan dan jurnalis, kalau mau tahu daptar nama media dan wartawan silah kan minta data di dinas Kominfo dan di humas sekretariat Pemkab lamtim”tutupnya (samsi sebuai)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini