GERBANGREPUBLIK.COM – ( Pringsewu). Kehadiran calon ubernur Lampung Arinal Djunaidi yang juga merupakan mantan Sekdeprov Lampung di Sukoharjo Pringsewu, mendapat simpatisan masyarakat setempat.
Sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun ( HUT) RI ke 72, Arinal ingin menyerap aspirasi dan memohon doa restu pada masyarakat untuk memimpin Provinsi Lampung.
Kedatangan Mantan Sekdaprov Lampung itu juga, ingin meneguhkan semangat kemerdekaan, sekaligus memberi hiburan wayangan semalam suntuk bersama dalang kondang Ki Enthus Susmono, di Lapangan Dirgahayu, Pekon Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (11/08/2017) malam.
Ketua DPD II Golkar Bandarlampung, Yuhadi mengucapkan terima kasih atas kehadiran warga Pringsewu khususnya yang hadir di acara wayang kulit.
“Dan mohon doa serta dukungannya pencalonan Pak Arinal Djunaidi,” kata Yuhadi saat memberikan sambutan dengan nada berapi-api di hadapan ribuan warga.
Politisi Partai Golkar ini berujar, Arinal Djunaidi pernah diejek, dihina, dan diintimidasi saat awal mencalonkan gubernur.
“Karena popularitas Pak Arinal amat rendah 0,7 persen. Saat jauh dibanding incumbent(M. Ridho Ficardo). Karena dia gubernur,” ujarnya.
Namun kata dia, berkat kerja keras tim Jaringan Arinal Djunaidi Berkarya(Jaya) yang terus bergerak menyambangi warga Lampung seperti turun ke pasar dan lain-lain.
“Kini hasil survey 7 lembaga survey, popularitas Pak Arinal 57 persen. Ini bukan karena Pak Arinal, namun berkat rakyat Lampung yang menginginkan pemimpin baru, karena Lampung ingin perubahan,” tegasnya diiringi tepuk tangan ribuan warga.
Yuhadi berujar, saat ini popularitas Ketua DPD I Partai Golkar Lampung ini terus melejit, namun banyak juga yang iri, dengki.
“Setiap orang yang menikmati kenikmatan, banyak yang dengki, namun Arinal tetap santun,” ucapnya.
Anggota DPRD Bandarlampung ini bertanya pada ribuan warga yang hadir di acara wayang kulit.
“Betul enggak(saat ini) jalan rusak?, ekonomi rendah?. Misi Pak Arinal meningkatkan perekonomian, perbaiki infrastuktur dan lain-lain,” kata Yuhadi diamini ribuan warga.( rls)




















