lampungmedia.id, Bandar Lampung – Komitmen terhadap penguatan peran rumah ibadah dan pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan melalui Program “Jona Bersedekah”, yang akan menyalurkan bantuan kepada 99 masjid di Provinsi Lampung. Program sosial tersebut dijadwalkan berlangsung pada Ahad (7/6/2026) pukul 19.30 WIB di Masjid Assalam, Perum Griya Assalam Rajabasa Pemuka, Bandar Lampung.
Program yang diinisiasi oleh Ade Jona Prasetyo, Calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029 dalam rangkaian pelaksanaan Munas HIPMI XVIII, menjadi salah satu gerakan sosial terbesar yang menyasar rumah ibadah di Lampung tahun ini. Sebanyak 99 masjid dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung akan menerima bantuan masing-masing sebesar Rp10 juta, sehingga total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp990 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga peningkatan fasilitas masjid yang selama ini menjadi pusat aktivitas umat.
Ketua Gekrafs Lampung, Dr. Handrie Kurniawan, MIP, mengatakan bahwa Program Jona Bersedekah tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan material, tetapi juga bertujuan memperkuat jalinan silaturahmi dan semangat gotong royong antar pengurus masjid di seluruh Lampung.
“Kami berharap Program Jona Bersedekah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masjid dan jamaah. Selain membantu kebutuhan operasional maupun kegiatan keagamaan, program ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Handrie.
Menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan karakter, hingga pemberdayaan masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap keberlangsungan fungsi masjid menjadi investasi sosial yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Handrie juga menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut menjadi amal jariah yang membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Ia turut mendoakan agar setiap langkah kebaikan yang dilakukan melalui program ini mendapatkan ridha Allah SWT dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Lampung.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal kebaikan yang terus mengalir manfaatnya, membawa keberkahan bagi para penerima maupun pemberi manfaat, serta menjadi bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang lebih peduli, religius, dan harmonis,” tambahnya.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga akan diisi dengan doa bersama yang melibatkan para pengurus masjid penerima bantuan dari berbagai daerah di Lampung. Doa bersama tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memohon keberkahan, kemajuan pembangunan daerah, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Lampung.
Program Jona Bersedekah mendapat apresiasi karena menghadirkan semangat kolaborasi antara dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan pengurus rumah ibadah dalam mendorong pembangunan sosial berbasis komunitas. Melalui gerakan ini, masjid tidak hanya diposisikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Panitia berharap Program Jona Bersedekah dapat menjadi inspirasi lahirnya gerakan-gerakan sosial serupa yang berkelanjutan, sehingga budaya berbagi dan kepedulian terhadap rumah ibadah semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut:Dr. Handrie Kurniawan, MIPKetua Gekrafs Lampung
















