lampungmedia.id, Jakarta — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menghadiri acara Economic Leadership for Regional Government Leaders (REL) Angkatan IX Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat. Acara ini mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah dalam Mendukung Program Asta Cita”.
Dalam forum tersebut, sejumlah pejabat tinggi nasional turut hadir dan berbicara tentang tantangan dan peluang pembangunan ekonomi daerah. Di antaranya:
-
Sugeng Haryono (Kepala BPSDM Kemendagri) yang menekankan pentingnya kepemimpinan daerah untuk menghadapi tantangan ekonomi.
-
Bima Arya (Wakil Menteri Dalam Negeri) yang menyerukan perlunya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah.
-
Juda Agung (Deputi Gubernur Bank Indonesia) yang memaparkan pentingnya pengendalian inflasi, digitalisasi sistem pembayaran, dan sinergi kebijakan.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Giri Akbar menyatakan bahwa partisipasi aktif pemimpin daerah seperti dirinya sangat penting agar stabilitas ekonomi terjaga sekaligus mendorong pemerataan pembangunan — termasuk di Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa sinergi pusat-daerah bukan sekadar jargon, tetapi perlu diwujudkan melalui kebijakan dan praktik yang konkret.
Acara ini juga menjadi arena dialog bagi para pemimpin daerah untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai kondisi ekonomi makro, peluang dan tantangan digitalisasi, serta bagaimana mendukung program nasional seperti Asta Cita lewat kolaborasi dan penguatan kapasitas daerah.
Harapan ke depan:
-
Terciptanya kebijakan daerah yang semakin selaras dengan program nasional untuk percepatan pembangunan.
-
Peningkatan kapasitas pimpinan dan organisasi daerah dalam merespons dinamika ekonomi global dan teknologi.
-
Provinsi Lampung lebih aktif dalam memanfaatkan forum seperti ini untuk memperkuat posisi dan peranan di kancah nasional.

















