lampungmedia.co, Lampung Tengah – Pemkab Lampung Tengah mengantisipasi adanya lonjakan pasien akibat penularan virus Covid-19 varian Omicron. Hampir seluruh rumah sakit di kabupaten itu siap memberikan pelayanan.

Wakil Bupati (Wabup) Ardito Wijaya saat dikonfirmasi menjelaskan, untuk perawatan pasien Covid-19 varian Omicron, pihaknya telah menyiapkan 125 bed (tempat tidur.

Orang nomor dua di kabupaten bergelar Jurai Siwo itu menjelaskan, seluruh bed bagi pasien Covid-19 terbagi di delapan rumah sakit, baik yang berplat merah maupun swasta.

“Langkah antisipasi kita dengan menyiapkan ruang pelayanan (isolasi) Covid-19, di mana 125 bed (tempat tidur) yang kami sediakan di 8 rumah sakit baik pemerintah dan swasta,” kata Ardito Wijaya, Senin (14/2/2022).

Ditambahkan Ardito Wijaya, saat ini pasien suspect Omicron di Kabupaten Lampung Tengah yang dirawat di 8 rumah sakit, berjumlah 44 orang.

Wabup menambahkan, untuk Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di Lampung Tengah mencapai 23,57 persem.

“Semua BOR isolasi, BOR intensif 0 yang isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing berjumlah 24 orang. Ada satu rumah sakit nggak ada pasien tapi belum laporan jumlah Bed mereka,” bebernya.

Untuk itu Ardito mengimbau kepada masyarakat, agar selalu waspada dan tidak meremehkan penularan Covid-19 varian Omicron yang sudah masuk ke Lamteng.

“Tetap patuhi protokol kesehatan jika berkegiatan di luar rumah, memakai masker dan jangan lupa mencuci tangan jika habis berkegiatan,” pungkasnya.

 

Berita ini telah terbit di sini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini