lampungmedia.co, Bandarlampung – Beredar sebuah video viral yang memperlihatkan seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bandar Lampung diduga dipaksa melakukan perbuatan asusila oleh rekannya di sekolah.
Dalam video tersebut terlihat siswi yang mengenakan seragam sekolah dipaksa melakukan perbuatan asusila. Kemudian direkam oleh rekannya laki-laki lalu disebarluaskan.
Akibat peristiwa tersebut, korban yang diketahui berinisial M mengalami depresi dan enggan mengikuti pembelajaran di sekolah.
Kakak kandung korban, Citra (24) mengatakan, adiknya dipaksa oleh rekannya untuk memperagakan tindakan asusila pada bulan Juli lalu.
“Adik saya disuruh memperagakan tindakan asusila kemudian divideokan, disaksikan 1 kelas,” katanya.
Tak hanya dipaksa melakukan perbuatan asusila, lanjut Citra, korban juga dipaksa menonton video porno. Bahkan, uang jajan korban juga diambil oleh pelaku.
“Disuruh nonton video porno, mereka itu diajarkan ke arah sana, emang dia itu dimintai uang jajan,” tuturnya.
Adapun peristiwa itu terungkap berawal saat adiknya mengalami depresi pada Kamis (20/11). Kemudian, korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung.
Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, kata Citra, korban dinyatakan tidak menderita sakit, melainkan diduga korban perundungan.
“Sekarang adik saya masih trauma belum mau sekolah, sementara tinggal di rumah neneknya dulu,” ucapnya.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban pun melaporkan ke Polresta Bandar Lampung untuk ditindaklanjuti.
“Kami berharap para pelaku ini bisa mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra membenarkan telah menerima laporan tersebut.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
“Benar, laporan telah kami terima kemarin, saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut,” pungkasnya.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

















