lampungmedia.co, Medan – Beredar sebuah video MH, siswa MAN 1 Medan yang menyatakan diri sebagai anggota geng motor, meminta maaf telah menyerang, dan menyebut tidak akan memperpanjang masalah penyiksaan “minum ludah 20 orang” yang ia terima.
Ternyata video itu dibuat usai MH disiksa. Raut wajah MH pun terlihat tertekan dalam video itu.
Begini yang disampaikan MH di video:
“Saya MH, anggota komunitas geng motor ‘Warde’ dengan ini menyatakan dengan setulus hati dan sadar, saya meminta maaf kepada saudara Satria atas perilaku penyerangan dan penculikan Geng Warde terhadap saudara Satria. Dan saya tidak akan memperpanjang masalah ini kepada pihak yang berwajib,” kata MH.
Belum diketahui detail soal Geng Warde ini.
“Karena anak saya di bawah tekanan mereka. Baru anak saya dipaksa agar, mereka itulah, kalau ketangkap, itulah alasan mereka, menjebak anak saya. Mereka bebas,” kata ibu MH, Khairani Anwar, Jumat (1/12).




















