lampungmedia.co, Medan – Dalam foto yang dirilis Polrestabes Medan ke wartawan pada Minggu (9/7), terlihat 5 pelaku begal memiliki perban di kakinya.

Foto tersebut adalah hasil operasi penangkapan terhadap 6 pelaku begal pada Sabtu malam (8/7). Dari 6 pelaku, 1 di antaranya tewas ditembak.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, mengatakan 6 pelaku begal itu sudah berulah 8 kali.

“Sudah ada 8 laporan polisi ya,” kata Valentino pada Senin (10/7).

Valentino mengatakan, saat diamankan, para pelaku tersebut berusaha melawan dan membahayakan petugas. Jadilah, polisi menembaknya.

“Memang waktu melakukan kejadian-kejadian sebelumnya, mereka itu kita duga membawa senpi (senjata api), tapi pada saat penangkapan tadi malam, dia ternyata membawa airsoft gun,” tuturnya.

“Sempat ditembakkan ke petugas ya, ada sekitar 6 tembakan ya, ada yang mengenai petugas. Tidak berdampak terlalu fatal, sehingga anggota ya melakukan tindakan tegas, kita tembak pelakunya mengenai bagian dada, atas nama Jarot, dan tewas,” katanya.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengapresiasi tindakan Polrestabes Medan yang berhasil menangkap dan menembak mati pelaku begal di Kota Medan. Kata dia, tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di Kota Medan.

“Saya baru saja mendapatkan informasi bahwa Kapolrestabes Medan beserta jajarannya telah berhasil menembak mati salah satu pelaku begal sadis yang sangat meresahkan,” tulis Bobby di akun Instagram-nya.

“Hal ini sangat kami apresiasi karena begal dan pelaku kejahatan tidak punya tempat di Kota Medan karena sangat mengganggu ketenangan dan keamanan masyarakat,” sambungnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini