lampungmedia.co, Jawa Barat – Viral di media sosial, soal dugaan anak pejabat Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memukul siswi sekolah di Kota Tasikmalaya sampai pelipisnya berdarah.

Yang memposting itu adalah @kabarnegri.official pada Minggu (21/5), yang juga mengunggah pernyataan dari orang tua korban.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP SY Zainal Abidin, melalui Kasat Reskrim AKP Agung Tri Poerbowo, membenarkan kejadian tersebut.

Polisi menerima laporan kasus tersebut pada Selasa, 16 Mei 2023.

“Terlapor dan pelapor masih tergolong anak di bawah umur sehingga penangannya mengacu pada sistem Peradilan Anak,” kata Agung, Senin (22/5).

Pada Rabu, 17 Mei 2023, kedua belah pihak menempuh mediasi dengan disaksikan pihak sekolah yang diwakili wakil kepala sekolah, wali kelas, dan guru BK. Dan sepakat menempuh jalur Restorative Justice.

“Namun hari Jumat siang (19/5), ada rasa kecewa dari pihak ibunya terlapor atas adanya forum yang digelar tanpa mengundang orang tua korban dan ingin melanjutkan laporan tersebut,” kata Agung.

Berita ini telah elbih dulu ditebritkan di halaman resmi Kumparan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini