lampungmedia.co, Lampung Utara – Kabupaten Lampung Utara bakal memiliki tempat wisata bernuansa alam yang baru. Destinasi tersebut bernama Taman Wisata Green Belt.
Kades Pengaringan, Sarkasi mengatakan, ini merupakan langkah awal memajukan desa melalui potensi yang ada. Bahkan, tempat tersebut terus berbenah dan terus dipoles secara bertahap.
Pihaknya juga tengah mempersiapkan permohonan izin untuk mengelola lahan 15 hektare milik balai SDA Provinsi Lampung.
Selain itu, arena motor cross, agro wisata pertanian, dan pemancingan terus dikebut pengerjaannya agar dapat dioperasikan segera.
“Rencananya 15 hektare lahan yang akan kita pinjam untuk dikelola Pokdarwis, selain itu nanti ada arena motor cross, pemancingan, serta kita coba manfaatkan lahan dekat bendungan untuk agrowisata pertanian.
Semua itu sedang berproses, semoga saja dalam waktu dekat, semua rencana itu dapat direalisasikan,” katanya, (30/3/2022).
Asisten III, Sofyan, berharap Pokdarwis desa setempat dapat bekerja secara maksimal dalam memanfaatkan dan mengembangkan potensi wisata yang ada.
Pemkab Lampura mengambil langkah-langkah strategis khusus untuk pengembangan wisata di seluruh wilayah Lampura.
Seperti membantu rekomendasi administrasi perizinan untuk ke provinsi terkait izin kelola lahan bendungan, serta memfasilitasi keperluan lainnya seperti dukungan perbaikan infrastruktur menuju area wisata.
“Jika diperlukan, kita akan bantu rekomendasi untuk urus izin ke pihak balai provinsi, kemudian untuk infrastruktur akan kita soundingkan ke dinas terkait. Mengingat APBD 2022 sudah berjalan, dan akan diajukan di anggaran berikutnya,” imbuhnya.
Camat Abung Barat, Gunaido Uthama juga mendukung pengembangan potensi wisata tersebut. Sebab, dapat membantu pertumbuhan ekonomi di desa khususnya para pelaku usaha kecil (UMKM).
Artikel ini telah tayang di sini




















