Lampung Tengah — Bagi pertanian terutama sawah, air adalah sarana vital bagi petani, oleh sebab itu pemerintah dengan berbagai cara membantu pertanian petani sawah, baik melalui irigasi, sumur bor, bendungan atau embung agar petani sawah tidak kekurangan air.

Bantuan embung untuk kampung Kaliwungu kecamatan Kalirejo melalui bantuan anggaran kabupaten Lampung Tengah 2019 terealisasi sesuai permintaan petani.

Maka di bangunlah embung di kampung Kaliwungu pada akhir tahun anggaran 2019, namun sangat di sayangkan, bangunan embung tersebut terlihat sangat asal-asalan dan kwalitas bangunannya sangat mengecewakan.

Bagai mana tidak, embung yang belum lama di bangun kini hancur berantakan hanya karena air hujan jebol nyaris tak bersisa dan tak bisa lagi di manfaatkan lagi oleh petani sawah.

Pasca rusaknya embung itu sampai berita ini di turunkan belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemborong atau dari rekanan pemenang tender dari embung tersebut.

Salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi embung mengeluhkan embung yang rusak, sampai hari ini Sabtu (20/6) belum juga di bangun lagi mas. “ujarnya

Pemborongnya apa gak mau tanggung jawab ya mas? lanjutnya kesal dan kalau sampai tidak di bangun ulang dengan kwalitas yang lebih bagus ya percuma hanya habis-habisin uang negara aja. “katanya lagi

Sampai berita ini di naikkan belum ada yang bisa di komfirmasi dan rekanan atau pemborong juga tidak di ketahui siapa pemilik PT yang memborong embung tersebut sebab dari pertama di bangun tidak ada papan nama proyek itu. (tim/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini