lampungmedia.id, Bandar Lampung — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung (DPRD) Provinsi Lampung menegaskan perlunya tindak lanjut nyata terhadap berbagai persoalan infrastruktur dan transportasi yang masih menghambat kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, S.T..
Yusnadi menyebut bahwa sejumlah isu mendesak seperti jalan gelap, perlintasan kereta api tanpa palang pengaman, serta transportasi umum yang belum menjangkau wilayah-pedalaman adalah tantangan serius yang membutuhkan sinergi antar lembaga dan stakeholder terkait. “Jalan gelap, perlintasan KA tanpa palang, hingga transportasi umum yang belum menjangkau rakyat—semua butuh solusi nyata!” tegas Yusnadi.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa setelah rapat dengar pendapat (RDP) bersama instansi transportasi, DPRD Provinsi Lampung mengharapkan agar program‐tindak lanjut segera dilaksanakan agar keselamatan dan kenyamanan masyarakat benar-benar terwujud. “Pentingnya tindak lanjut konkret dari RDP bersama instansi transportasi agar keselamatan dan kenyamanan masyarakat benar-benar terwujud,” ujarnya.
Ruang Lingkup Dukungan DPRD Lampung:
-
Meminta pemasangan penerangan di ruas-ruas jalan yang minim penerangan agar mengurangi risiko kecelakaan malam hari.
-
Menyoroti perlintasan kereta api yang belum memiliki palang pengaman sebagai kawasan rawan yang harus segera diintervensi oleh instansi terkait.
-
Mendorong perluasan jangkauan transportasi umum, khususnya ke wilayah rural atau pelosok agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan transportasi.
DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi IV menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mendorong realisasi program‐program tersebut hingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pihak legislatif juga akan melakukan pengawasan secara berkala dan meminta laporan perkembangan pelaksanaan dari instansi terkait.

















