lampungmedia.id, Jakarta — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menetapkan Dr. H. Al Muzzammil Yusuf, M.Si., sebagai Presiden PKS masa bakti 2025–2030 dalam Musyawarah I Majelis Syura yang digelar pada 3–4 Juni 2025. Dalam forum tertinggi partai tersebut, H. Mohamad Sohibul Iman, Ph.D., juga ditunjuk kembali sebagai Ketua Majelis Syura, mengukuhkan arah kepemimpinan partai lima tahun ke depan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, nasionalisme, dan kerakyatan.
Kabar terpilihnya Al Muzzammil Yusuf disambut dengan antusias, terutama oleh masyarakat Lampung—provinsi asalnya. Sosok yang telah lama dikenal sebagai politisi bersih dan intelektual Islam itu lahir di Jakarta pada 6 Juni 1965, namun memiliki akar kuat di Lampung dan menjadi wakil rakyat dari Dapil Lampung I sejak 2004 hingga kini. Wilayah yang ia wakili mencakup Bandar Lampung, Metro, dan beberapa kabupaten strategis seperti Lampung Selatan, Lampung Barat, dan Tanggamus.
Rekam Jejak Politik dan Organisasi
Al Muzzammil Yusuf merupakan salah satu deklarator PKS dan tokoh penting dalam perjalanan partai sejak era reformasi. Ia dikenal luas sebagai intelektual muda Muslim dan sempat aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Forum Lingkar Studi Islam (FLSI) sebelum bergabung dalam barisan awal PKS. Karier politiknya melejit seiring keterlibatannya dalam penyusunan berbagai undang-undang penting selama menjabat di DPR RI, khususnya dalam bidang hukum dan kebebasan beragama.
Di internal partai, ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden DPP PKS (2004–2009) dan Ketua DPP PKS Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (2009–2014). Konsistensinya dalam memperjuangkan nilai-nilai konstitusional serta keberpihakan pada rakyat kecil membuatnya mendapat simpati luas, baik di kalangan kader maupun masyarakat luas.
Visi Kepemimpinan 2025–2030
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden PKS, Al Muzzammil menekankan pentingnya “politik pelayanan dan keberpihakan” sebagai fondasi utama gerakan partai ke depan. Ia menyampaikan komitmennya untuk menjadikan PKS sebagai kekuatan politik yang tidak hanya fokus pada elektabilitas, tetapi juga dalam membangun moralitas publik dan keberdayaan umat.
“Kita akan dorong PKS menjadi partai pelopor dalam politik gagasan, bukan hanya jargon. Kita akan hadir lebih nyata di tengah masyarakat, menjawab tantangan zaman dengan keberanian, ketulusan, dan integritas,” ungkapnya.
Dukungan dari Daerah
Ketua DPW PKS Lampung Mufti Salim menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Al Muzzammil sebagai Presiden PKS. “Ini adalah kebanggaan tidak hanya bagi PKS Lampung, tapi juga masyarakat Lampung secara luas. Sosok beliau mencerminkan pemimpin yang visioner, bersih, dan dekat dengan rakyat,” ujar Ketua Mufti dalam pernyataan resminya.
Terpilihnya Al Muzzammil Yusuf juga dianggap sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi PKS di luar Jawa, terutama di Sumatera bagian selatan. Ia diharapkan dapat memperluas basis dukungan partai dan merangkul lebih banyak elemen bangsa, terutama generasi muda dan kelompok strategis lainnya.

















