lampungmedia.id, Tulang Bawang — Warga Kampung Tri Dharma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan di ladang singkong milik warga setempat pada Minggu pagi, 1 Juni 2025. Korban diketahui bernama Tia Septiana binti Wagimin (27), seorang guru di SMA Negeri 1 Banjar Agung.
Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang petani bernama Febri (30), yang sedang menuju ladang milik Sarjimin (40), petani asal kampung setempat. Saat ditemukan, jasad korban berada di parit tengah ladang singkong dalam kondisi mengenaskan, dengan darah terlihat di bagian punggung dan jilbab yang dikenakan, serta ponsel korban tergeletak di bawah kakinya. Jarak antara korban dan sepeda motor yang dikendarainya sekitar 30 meter. Penemuan ini segera dilaporkan ke ketua RW dan diteruskan ke pihak berwajib.
Berdasarkan keterangan dari saksi Muksandoyo (38), yang merupakan kakak ipar korban, pada hari sebelumnya, Sabtu, 31 Mei 2025, korban berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 10.00 WIB untuk pergi bersama calon suaminya, Salman, memeriksakan kehamilan ke dokter Anis di Kampung Moris Jaya serta mengurus dokumen pernikahan. Sekitar pukul 11.00 WIB, korban dan Salman diketahui kembali ke rumah masing-masing. Namun, sekitar pukul 14.00 WIB, korban kembali berpamitan untuk mengambil hasil pemeriksaan, kali ini sendirian dengan sepeda motor Honda Beat warna hitam. Malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, keluarga mulai cemas karena korban belum juga pulang, dan upaya pencarian dilakukan.
Keesokan harinya, informasi dari warga menyebutkan bahwa sepeda motor korban ditemukan di jalan ladang singkong milik Sarjimin. Setelah pencarian dilakukan oleh warga, jasad korban ditemukan di lokasi tersebut.
Barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) antara lain: Kalung emas, Jilbab hitam, Ponsel Oppo biru, Sepasang sandal abu-abu, Masker abu-abu, Cincin di jari manis kiri, Ikat rambut warna hitam, Sepeda motor Honda Beat plat BE 4145 TR, Sebilah senjata tajam (dalam pencarian).
Pihak Kepolisian Resor Tulang Bawang telah berhasil mengamankan terduga pelaku yang identitasnya belum dirilis secara resmi. Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Lampung untuk proses autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Situasi di lokasi kejadian berjalan aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus mendalami motif pembunuhan ini dan berjanji akan mengusut tuntas demi keadilan bagi korban.
Catatan redaksi: Kasus ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Tulang Bawang. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi demi menghormati privasi korban dan kelancaran proses penyelidikan.
Untuk informasi resmi dan perkembangan terbaru, silakan merujuk pada pernyataan dari Humas Polres Tulang Bawang.

















