lampungmedia.id, Lampung Barat — Sebuah kisah menyentuh hati hadir dari Islamic Center Sekuting Terpadu pagi ini. Di antara barisan jamaah calon haji yang siap diberangkatkan ke Tanah Suci, seorang gadis muda bernama Bilqis Dwina Adinda, usia 21 tahun, menarik perhatian banyak orang. Dengan mata sembab dan langkah pasti, Bilqis melangkah ke dalam bus, menyimpan dalam dadanya rindu yang belum sempat tersampaikan—rindu untuk berangkat haji bersama sang ayah, yang kini telah tiada.

Bilqis bukan sekadar jamaah biasa. Ia mewakili sosok almarhum ayahnya, yang lebih dahulu mendaftar haji namun wafat sebelum sempat menginjakkan kaki di Tanah Suci. Keputusan menggantikan sang ayah bukan hal mudah. Bagi Bilqis, ini bukan sekadar perjalanan spiritual—melainkan wujud nyata cinta dan bakti seorang anak.

“Ini amanah dari ayah. Saya akan menjalankan dengan sepenuh hati,” tutur Bilqis lirih kepada wartawan sesaat sebelum keberangkatan.

Sejak pengumuman keberangkatannya, Bilqis aktif mengikuti bimbingan manasik haji, memperdalam ilmu agama, dan menyiapkan diri secara fisik dan mental. Keberangkatannya pun sempat tertunda karena menyelesaikan studi, hingga akhirnya tahun ini, ia mantap menunaikan ibadah yang menjadi impian sang ayah.

Suasana di lokasi pemberangkatan terasa syahdu. Pelukan haru dari sang kakak, air mata para kerabat, hingga doa yang tak henti-henti mengiringi langkah Bilqis. Banyak yang terdiam, menyaksikan gadis muda itu membawa lebih dari sekadar koper dan paspor—ia membawa amanah, cinta, dan harapan satu keluarga.

Lutfi Zulfikar, sang kakak, memeluk Bilqis erat dan berpesan, “Ini bukan perjalanan biasa. Ini perjalanan yang membawa doa-doa dari kami semua, dan cinta ayah yang belum selesai.”

Keberangkatan Bilqis menjadi simbol keteguhan hati dan pengorbanan seorang anak. Di usianya yang masih belia, ia menginspirasi—bahwa haji bukan hanya soal menunaikan rukun Islam kelima, tapi juga tentang menghormati janji, menjalankan wasiat, dan mengikat kembali cinta yang tak sempat selesai.

Selamat jalan, Bilqis. Semoga setiap langkahmu di Tanah Suci menjadi berkah, dan setiap doamu mengetuk langit untuk almarhum ayah yang kini tersenyum dari tempat terbaiknya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini