lampungmedia.co, Semarang – Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tewasnya bocah perempuan berusia 12 tahun dengan kondisi tidak wajar ada luka di dubur dan kemaluan– di Semarang. Kasus ini masih dalam penyelidikan.
“Belum [ada tersangka], masih penyelidikan,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan saat dihubungi, Kamis (2/11).
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Semarang, Iptu Tri Harijanto, mengungkap polisi telah memeriksa sejumlah saksi mulai dari orang tua, kakak kandung, dan tetangga korban.
“Kemarin kan sudah ada tiga saksi yang kita periksa. Kita interogasi sejumlah tetangga sekitar. Kami masih melakukan pengumpulan bahan keterangan,” jelas dia.
Polisi juga berencana memeriksa salah satu teman orang tua korban yang berprofesi sebagai sopir pengantar ikan lele. Keterangan sopir perlu diambil karena dia juga ikut mengantar korban ke rumah sakit.
“Sama ini ada saksi yang antar ke rumah sakit. Belum ketemu ini karena dia pegawai drop lele aja, ikan. Iya sopir, baru mau mintai keterangan tapi dia libur. Mungkin besok atau hari Senin kita mintai keterangan. Dia temannya orang tuanya saja. Kesaksian pengin tahu saat mengantar korban dalam kondisi apa, itu saja,” kata dia
Sebelumnya, seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kota Semarang, Jawa Tengah meninggal dunia dengan kondisi tidak wajar pada Rabu (1/11). Ia meninggal dalam kondisi luka pada dubur dan kemaluannya.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com




















