lampungmedia.co, Bandung – Percekcokan antarpengemudi mobil terjadi di sekitar GOR Saparua, Kota Bandung, pada Minggu (4/6) siang. Salah satu pemobil kemudian meludahi mobil rivalnya dan menabrakkan mobilnya.
Dalam video yang viral di medsos, terlihat pelaku yang mengenakan pakaian warna abu-abu, tas selempang warna hitam, dan berkaca mata, turun dari mobil Honda Freed.
Pelaku kemudian terdengar mengucapkan kata kasar pada pengemudi mobil Agya di belakangnya. Korban menimpali perkataan kasar pelaku sambil merekam perbuatan pelaku.
Tidak lama setelah cekcok, pelaku meludahi mobil Agya lalu masuk ke dalam mobilnya dan menabrakkan mobilnya ke arah mobil Agya dengan melaju mundur. Pelaku lalu pergi sedangkan mobil Agya mengalami kerusakan pada bagian depannya.
Menanggapi hal tersebut, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Arif Saeful Haris, menyebut pengemudi mobil Agya yang menjadi korban sudah berkoordinasi ke Unit Laka Satlantas Polrestabes Bandung pascainsiden tersebut.
“Yang bersangkutan (korban) sempat koordinasi ke Unit Laka Lantas Polrestabes Bandung perihal kejadian tersebut, setelah menganalisis dari kronologi sebelum terjadinya peristiwa tersebut ternyata ada unsur ketersinggungan,” kata Arif ketika dikonfirmasi pada Senin (5/6).
Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan, kata Arif, diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan pelaku ketika menabrakkan mobilnya sehingga Unit Laka mengarahkan korban untuk berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Bandung.
“Karena ini ada unsur kesengajaan, jadi ditangani oleh pihak Reskrim,” ucap Arif.
Tak disebut identitas dari pelaku maupun korban yang terlibat dalam peristiwa itu.
Sementara dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Agah Sonjaya, mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari korban terkait peristiwa itu.
“Belum (menerima),” ujar dia.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com




















