lampungmedia.co, Jakarta – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pengendara mobil putih menyerobot antrean di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Dalam narasi video, saat ditegur, pelaku justru malah mengamuk dan menganiaya pengemudi mobil yang menegurnya.

Dalam video yang dilihat pada Selasa (30/5), terlihat beberapa kendaraan tengah antre untuk mengisi bahan bakar. Tiba-tiba, satu unit mobil berwarna putih menyerobot antrean tersebut.

Lalu terlihat pengendara yang menyerobot turun dari mobil dan menghampiri pemobil di belakangnya. Hal tersebut dilakukan lantaran pemobil tersebut ditegur saat menyerobot antrean. Bukannya meminta maaf, pengendara mobil tersebut malah melakukan penganiayaan.

Kanit Reskrim Kalideres AKP Aep Haryaman mengkonfirmasi adanya peristiwa tersebut. Kejadian itu terjadi pada Sabtu (28/5) pekan lalu. Kepolisian tengah menyelidiki peristiwa tersebut.

“Sedang kami tindak lanjuti,” ujar Aep, Selasa (30/5).

Berdasarkan keterangan polisi, saat itu korban berinisial FF (32) tengah mengantre untuk mengisi bahan bakar. Lalu datang pelaku menyerobot antrean. Korban pun menegurnya, akan tetapi korban malah mendapat pukulan ke arah muka korban.

“Korban kan mau ngisi bensin, dia (pelaku) ngeduluin. Ditegur sama korban, ‘woy antri dong’. Pelaku nggak terima, turun, ada temennya bilang jangan, dipisahin. Indikasi 4 orang, yang turun dua orang yang satu nahan jangan ribut, yang satunya emosi nggak terima diteriakin,” jelas Aep.

Aep menyebut korban telah membuat laporan polisi dan visum. Akibat ulah pelaku, korban mengalami luka memar di bagian wajahnya.

“Sudah visum, sudah buat laporan. Kita masih lidik. Korban lagi duduk di setir, jadi ditonjok di sebelah kanan. Luka memar,” tuturnya.

Selain itu, Aep mengatakan telah menyelidiki soal nomor polisi pelaku. Hasilnya, nomor polisi tersebut terdaftar ke orang lain.

“Kita melakukan lidik dari nopol, ternyata nopol itu nggak terdaftar di Polda. (pelaku) menggunakan nopol orang. Yang terdaftar di Polda mobil jenis lain. Kita lakukan upaya penyelidikan,” katanya.

“Intinya polisi sudah menindaklanjuti. Polsek Kalideres sudah menindaklanjuti, mengecek CCTV, memeriksa saksi yang ada di lokasi,” sambungnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini