lampungmedia.co, Jakarta – Pemerintah mengimbau swasta mencairkan THR lebih awal agar para pekerja bisa mudik. Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi dan para menteri di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (24/3).
“Satu hal yang kita imbau terutama berkaitan dengan swasta agar beri THR lebih awal, sehingga pada saat tanggal 18 (April) dipastikan sudah terima THR dan bisa lakukan perjalanan pada malamnya,” kata Budi Karya.
Budi melaporkan tahun ini jumlah pemudik diprediksi mencapai 123 juta orang, lebih tinggi dari tahun lalu 85 juta orang secara nasional. Di Jabodetabek, naik dari 14 juta jadi 18 juta orang.
Dia mengusulkan agar libur cuti bersama maju 2 hari. Saat ini, sesuai Surat Keputusan Bersama tiga menteri, cuti bersama dari 21-26 April 2023.
“Kami tadi bersama-sama Kapolri mengusulkan liburnya maju 2 hari. Jadi mulai tanggal 19 April sudah libur, tapi masuknya 26 April,” ujarnya.
Mereka yang mudik akan lewat darat, laut, dan udara. Untuk yang mudik pakai pesawat, kereta api, dan kapal laut, relatif tertata karena menggunakan tiket, sehingga bisa dipantau jumlahnya. Tapi untuk pemudik yang harus diatur secara ketat.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

















