lampungmedia.co, Jakarta – Irjen Teddy Minahasa disebut pernah berniat meloloskan 1 ton sabu dari Taiwan dengan fee 100 miliar. Hal itu diungkapkan Linda Pujiastuti alias Anita Cepu saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/3).

Cerita tersebut diungkapkan Linda saat digali keterangannya oleh kuasa hukumnya, Adriel Viari Purba. Adriel membacakan BAP Teddy Minahasa yang menyebut Teddy mengajak Linda ke Taiwan menuju sebuah pabrik.

Adriel lalu menanyakan ke Linda untuk memperjelas pabrik yang dimaksud. Oleh Linda disebut itu adalah pabrik sabu.

“Di dalam BAP saksi Teddy Minahasa dalam berkas terdakwa Linda. Teddy mengatakan mengenai kekesalan terhadap Ibu Linda ditipu di Brunei dan di Laut China Selatan. Pertanyaannya, dan kemudian, izin saya kutip Yang Mulia ‘Kemudian, kedua saya diajak ke Taiwan dan ditemukan dengan Pabrik di sana’. Pertanyaannya ke Taiwan itu dan ke pabrik dalam rangka apa?” tanya Adriel.

“Ke pabrik sabu,” jawab Linda.

“Pabrik sabu?” tanya Adriel mempertegas.

“Betul. Jadi waktu saya gagal di Laut China, itu, saya sudah minta maaf, katanya Pak Teddy bilang begini: ‘Kamu kenal enggak sama bandar di sana?’, ‘Ada Pak Teddy’. Pak Teddy bilang begini ‘Begini aja, kita ke sana. Kalau mereka mau kirim kita kawal’, ‘Maksudnya gimana Pak Teddy?’, ‘Ya bilang aja buy 1 get 1’, bilang begitu,” cerita Linda.

Linda pun melanjutkan ceritanya. Kata dia, tapi mesti ada pemberitahuan ke pabrik yang dimaksud terlebih dahulu.

“Ya kita, saya kasih telepon dulu ke sana, saya tanya dulu, jadi kalau misalkan, contoh mereka mau, Mr X mau kirim ke Indonesia 1 ton, jadi 1 ton kita lewat, 1 ton kita tangkap. Tapi Pak Teddy nggak mau, jadi kalau 1 ton kirim ke sini, Pak Teddy minta fee 100 miliar. Jadi saya ke sana ketemu dengan Mr X, waktu itu saya 3 kali ke Taiwan dengan Pak Teddy,” lanjut Linda.

“Oke, berarti ke pabrik di Taiwan yang diungkap dalam Pak Teddy dalam BAP-nya itu pabrik sabu?” tanya Adriel mempertegas.

“Pabrik sabu,” kata Linda membenarkan.

Kuasa hukum lalu mengkonfirmasi kembali. Sebab dalam pengakuan Teddy dia ke Laut China dalam rangka menangkap 2 ton sabu.

“Namun berbeda cerita dengan Laut China Selatan, yang mau menangkap di sini untuk.. ” kata Adriel.

“Menjebak saya,” sambut Linda.

“Enggak, di Laut China Selatan, kan, Pak Teddy Minahasa mau menangkap 2 ton sabu,” lanjut Adriel.

“Betul,” jawab Linda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini