Lampungmedia.co, Pesisir Barat – Kembali terjadi sebuah video viral di Pesisir Barat Lampung menunjukan puluhan warga Way Haru bergotong royong membawa seorang warga untuk berobat ke Puskesmas Bengkunat dengan menggunakan tandu.

Dalam sebuah video viral di Pesisir Barat Lampung itu menunjukan warga tersebut dibawa menggunakan tandu yang terbuat dari kain sarung dan sebilah bambu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun warga tersebut merupakan, warga Pekon Siring Gading Way Haru.

“Benar itu merupakan warga Pekon Siring Gading,” ucap Rohman Peratin Siring Gading.

“Sekarang sudah dirujuk ke Rumah Sakit di Bandar Lampung,” lanjutnya.

Warga yang sakit tersebut bernama Rudi Hartanto (59).

Ia mengalami penyakit komplikasi paru-paru, jantung dan tumor ganas di bagian perut.

Diceritakan oleh Rohman, warga yang sakit tersebut terpaksa ditandu untuk berobat  ke Puskesmas Bengkunat demi mendapatkan perawatan.

Untuk diketahui Jarak dari Pekon Siring Gading ke Puskesmas Bengkunat sejauh 15 Kilo meter dengan berjalan kaki.

Lanjutnya, untuk mempercepat perjalanan menuju Puskesmas Bengkunat warga yang sakit tersebut dari Pekon Siring Gading dibawa menuju pelabuhan yang ada di Bandar Dalam.”Kalau dari Pekon Siring Gading ke Bandar Dalam itu jaraknya sekitar 6 Kilometer,” bebernya.

“Jadi setelah di Pelabuhan Bandar Dalam dibawa ke Pelabuhan Kota Jawa Bengkunat menggunakan perahu, setelah itu baru di bawa ke Puskesmas Bengkunat,” tambahnya.

Kemudian setelah sampai di Puskesmas Bengkunat warga tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Bandar Lampung.

Rohman juga mengatakan kejadian tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi.

Bahkan hampir setiap warga yang ada di Way Haru mengalami sakit berat dan butuh penanganan cepat warga harus selalu bergotong royong menggunakan tandu, untuk dibawa berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit.

Bahkan terkadang masyarakat yang dirujuk ke Puskesmas Bengkunat yang butuh penanganan cepat, harus meninggal dunia dalam perjalanan, lantaran jarak yang cukup jauh.

“Sudah sering terjadi, kalau gk ditandu dibawa pakai apalagi,” ucapnya.

“Kami masyarakat Way Haru hanya bisa berharap supaya pemerintah memberikan perhatian kepada nasib kami,” sambungnya.

Selengkapnya silahkan klik di sini 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini