Lampungmedia.co, Lampung Selatan – Tepat hari ini, Rabu (17/08/22) diperingati sebagai HUT ke-77 Republik Indonesia.

Momen ini pasti akan selalu diramaikan dengan beragam kegiatan. Salah satunya adalah dengan mengadakan berbagai macam cabang lomba demi meramaikan hari paling bersejarah bagi Bumi Pertiwi.

Seperti yang dilakukan oleh para muda-mudi di RT 04,05, dan 06 Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Tema yang diusung kali ini adalah “Meningkatkan Kebersamaan, Persaudaraan, dan Kesatuan Masyarakat”.

Ketua Pelaksana Lomba, Randa Permatadani Pratama mengatakan tema tersebut memiliki filosofi yang mendalam dan berarti bagi masyarakat.

“Alasan kami menggunakan tema itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, serta yang paling penting meningkatkan semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan, kekeluargaan, dan sportivitas,” katanya saat ditemui langsung oleh tim.

Terkait cabang lomba yang dihadirkan, Randa menjelaskan bahwa terdapat 12 cabang lomba antara lain memasukkan benang dalam jarum, sepak bola sarung, tarik tambang, lari karung, lari kelereng, memasukkan pensil dalam botol, makan kerupuk, lempar bola dalam keranjang, estafet tepung, joget balon, lari bendera, dan gaple.

Ibu-Ibu saat mengikuti salah satu kegiatan lomba (Dok. Vidia Lampungmedia)

Selama kegiatan perlombaan berlangsung, seluruh warga aktif berkontribusi dan meramaikan acara mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Semua bersorak gembira dan berbahagia.

“Alhamdulillah kami semua mengikuti kegiatan lomba ini dengan sangat antusias dan senang karena berjalan sukses,” kata Bapak Indra salah satu warga.

” Ya saya antusias dan bahagia, terutama anak-anak saya ini banyak yang menang lomba. Terus karena lombanya juga disamping rumah saya yang notabennya ada warung, jadi Alhamdulillah penjualan saya jadi ikut meningkat,” tambah warga lainnya, Ibu Yani.

Kemudian, berdasarkan informasi pelaksanaan malam puncak perayaan HUT ke-77 RI di Desa Merak Batin ini akan dilaksanakan pada Jum’at (19/08/22) dengan agenda pembagian hadiah dan penampilan seni dari para anak-anak desa.

Sebagai penutup, Randa berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa menghasilkan dampak positif bagi sesama.

“Semoga kegiatan ini bisa jadi pelajaran kedepannya agar sesama keluarga, tetangga, dan warga pada umumnya bisa lebih klop dan tidak ada lagi selisih paham. Karena kita adalah Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika!” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini