Lampungmedia.co, Bekasi – Hidup sendiri lantaran merantau untuk mengejar pendidikn atau bekerja merupakan suatu pilihan yang sulit dihindari. Apalagi jika sedang berada dikondisi sakit, pasti tidak ada yang mengetahui dan mengrus karena tiada siapapun disisi kita.
Seperti nasib naas menimpa seorang perantau ini, ia ditemukan meninggal seorang diri di salah satu kontrakan di kawasan H Emang Gang Delima, Bekasi Timur, Kota Bekasi yang diduga lantaran sakit yang dideritanya.
Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, jenazah teridentifikasi bernama RK (35).
Pertama kali jenazah RK ini ditemukan oleh seorang saksi bernama S dan DN teman sekita kontrakan pada Selasa (9/8/2022) siang.
“Awal mula saksi S datang ke tempat kejadian untuk mengantar makan siang. Pada saat S mengetuk pintu kontrakan RK, tidak ada jawaban dari dalam,” tutur Erna ketika dikonfirmasi, Rabu (10/8/2022).
S lalu mencoba membuka pintu. Namun, pintu tidak bisa terbuka lebar lantaran seperti ada yang mengganjal.
Kemudian S memanggil DN untuk membuka pintu.
“Pintu kontrakan berhasil dibuka dengan cara didorong paksa. Keduanya melihat korban sudah dalam keadaan tengkurap. Ketika dicek ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian.
Erna menyampaikan, keluarga menolak proses autopsi. Hal ini lantaran keluarga menerima meninggal korban lantaran korban mempunyai riwayat penyakit.
“Pihak keluarga menerima kematian korban karena takdir karena sebelumnya korban mempunyai riwayat penyakit paru-paru sudah lama diderita,” tuturnya.
Artikel ini sebelumnya telah tayang di sini

















