lampungmedia.co, Bandar Lampung – Warga Sukabumi, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki Slamet Santoso. Pedagang es itu meninggal dalam keadaan terlentang di kontrakannya.
Berdasarkan pantauan Lampost.co, Senin, 11 April 2022, pukul 22.00 WIB, puluhan warga setempat datang untuk menyaksikan pria tersebut. Tim Inafis Polresta Bandar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan pria paruh baya tersebut sudah dibawa polisi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moloek (RSUDAM) untuk dilakukan autopsi. Hal itu mengetahui apa penyebab meninggalnya Slamet.
“Penyebabnya menunggu hasil visum di RSUDAM. Kapan meninggalnya kami juga belum tahu pasti,”katanya, melalui telepon, Senin, 11 April 2022.
Di sisi lain, warga setempat, Sri Wahyuningsih mengatakan, warga Lampung Timur itu tidak terlihat sejak beberapa hari lalu. Akibatnya, warga yang mulai curiga menghampiri dan mendobrak pintu rumah.
“Kami panggil enggak jawab-jawab, mana lampunya mati akhirnya kami mendobrak dan menemukan Slamet sudah tidak bernyawa,” ujar Sri ditemui di lokasi, Senin, 11 April 2022.
Menurutnya, tiga hari lalu pada Kamis korban mengeluh sakit. Slamet Santoso sendiri diketahui tinggal seorang diri sejak satu tahun lalu.
“Baru setahun dia ngontrak, tinggal sendiri di sini orangnya baik,”katanya.
Sri melanjutkan, pria 43 tahun itu pekerjaan sehari-hari berdagang es krim keliling. Menurutnya, selama ini Slamet dikenal baik, tapi hemat berbicara atau bicara seperlunya kepada warga.
“Dia jarang ngobrol panjang seperlunya aja, sekadar menyapa lalu pergi. Begitu setiap harinya. Jualan es berangkat pagi, pulang sore,”ujarnya.
Artikel ini telah tayang di sini

















