lampungmedia.co, Lampung Barat – Jumlah warga Lampung Barat yang telah menjalani vaksin dosis lengkap atau booster baru mencapai 3.241 orang atau sekitar 1,28%, dari total warga yang telah mengikuti vaksin dosis II sebanyak 136.355 jiwa (53.67%).
Pencapaian vaksin booster itu diketahui berdasarkan hasil rekapitulasi Dinas Kesehatan Lambar rekapitulasi sampai 14 Februari 2022.
Kepala Dinas Kesehatan Lambar dr Widyatmoko Kurniawan menjelaskan sesuai hasil laporan per 14 Februari 2022, realisasi program vaksinasi covid-19 saat ini telah mencapai 80,89% atau sebanyak 205.515 jiwa untuk dosis I dari total sasaran sebanyak 254.077 jiwa. Kemudian yang sudah menjalani suntik vaksin dosis II sebanyak 136.355 (53,67%).
Pencapaian vaksinasi covid-19 itu, terdiri tenaga kesehatan, Lansia, pelayan publik, masyarakat umum, remaja dan anak usia 6-11 tahun. Pencapaian vaksinasi tersebut kini dipastikan sudah bertambah. Sebab pelayanan setiap hari terus berjalan.
“Bahkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dalam minggu ini juga sudah dilaksanakan untuk vaksin dosis kedua. Namun datanya masih dalam proses rekapitulasi,” kata dia, Kamis, 17 Februari 2022.
Ia menjelaskan, khusus vaksinasi lansia pencapaian vaksin dosis I baru 63,24% atau 13.151 jiwa dan yang sudah mengikuti vaksin dosis II sebanyak 9.487 jiwa (45,62%) dari total sasaran Lansia sebanyak 20.797 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 245 diantaranya telah menjalani vaksin dosis III.
Menurutnya, kegiatan vaksin untuk usia Lansia diakui masih rendah dimana per 14 Februari masih diangka 63,24% dosis I dari total sasaran. Hal itu dikarenakan banyak Lansia yang tidak memenuhi syarat untuk mengikuti vaksin setelah dilakukan pemeriksaan karena sudah banyak keluhan terhadap kondisi kesehatanya, antara lain karena tensi darah tinggi dan riwayat penyakit lainya.
Sementara vaksin anak usia remaja sampai 14 Februari lalu jumlahnya telah mencapai 83,86% dari total sasaran 30.869 jiwa. Lalu vaksin anak 6-11 tahun mencapai 81,43% dari total sasaran 33.660 anak. Vaksin anak, kata dia, rata-rata masih dalam proses pemberian suntikan dosis II.
Ia menambahkan, pelayanan pemberian vaksin terus berjalan disetiap Puskesmas dan gerai-gerai vaksin lainya, baik vaksin dosis I,II dan III.
Ia mengimbau bagi warga yang belum mengikuti vaksin dosis III, apabila sudah mencapai enam bulan setelah mendapat suntikan vaksin pertama maka dipersilahkan datang ke gerai-gerai terdekat dan Puskesmas untuk mendapatkan vaksin dosis III.
“Sebab pemberian suntikan vaksin booster ini adalah untuk yang intervalnya sudah mencapai enam bulan dari penyuntikan dosis kedua,” ungkapnya.
Berita ini telah terbit di sini



















