Krui, (ZL) – Mrahhadin selaku Tokoh Masyarakat sekaligus Tokoh Adat Pekon Menyancang, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas permasalahan pamsimas yang berada di Pekon Mereka.

Pasalnya, Proyek Pamsimas yang di bangun Pada tahun 2019 lalu, di peruntukan untuk 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pemangku Tanjung Agung I , hingga saat ini hanya mengalir selama hitungan beberapa hari saja.

Tokoh masyarakat ini menilai pembangunan Pamsimas tersebut gagal dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat, ia juga menegaskan bahwa pembangunan pamsimas ini harus diselidiki lebih lanjut karena dilihat dari perencanaan saja sudah salah seharusnya ada kajian awal yang mendasari pembangunan tersebut supaya bisa bertahan lama, orang yang sering dipanggil Dang ini juga menduga proyek tersebut hanya sebuah manipulasi dari orang-orang yang ingin memperkaya diri sendiri.

” Saya menilai pembangunan Pamsimas itu gagal, dan ini yang harus kita selidiki lebih lanjut, proyek ini kan seharusnya ada Tim Teknis pasti ada perhitungan dan juga kajian awal yang mendasari, kalau memang gagal dari perencanaan, gagal dari pelaksanaan berarti proyek ini hanya sebuah manipulasi”, tegasnya kepada awak media Senin (31/05/2021).

Ketua Lembaga Himpun Pekon (LHP) Tambat Eropik juga menyebutkan Pamsimas di desanya dinilai gagal karena hanya mengalir sekitar satu Minggu saja, ia juga menyebutkan pihak terkait ingin melaksanakan serah terima kepada masyarakat yang mendapatkan manfaat saat itu namun masyarakat menolak dengan alasan aliran air belum mengalir sepenuhnya karena di beberapa rumah masih ada pengerjaan tambahan yang belum selesai.

Ia juga menyebutkan perencanaan yang di realisasikan tidak tepat karena sumber air yang digunakan hanya dari irigasi persawahan, seharusnya sumber air yang digunakan berasal dari sumber air yang bersih.

“Sudah jelas tidak bersih air yang digunakan, karena itukan cuman pakai irigasi persawahan, di hulu juga banyak MCK (WC) masyarakat yang pembuangannya langsung ke aliran air itu”,tegasnya.

Ketua LHP ini berharap pihak terkait bisa mengusut permasalahan Pamsimas ini, ia juga ingin agar Pamsimas di pekon Menyancang bisa diperbaiki dan juga layak dipakai masyarakat, supaya warga yang mendapatkan benar-benar merasakan manfaatnya.(Agus/TIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini