Krui, (ZL) – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Mengelar Rapat terkait optimalisasi Potensi Destinasi Wisata Daerah sebagai upaya pemulihan ekonomi yang terdampak akibat wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).
Upaya yang di lakukan oleh pemerintah kabupaten Pesisir Barat untuk mengoptimalkan Potensi Wisata yang ada, dengan gencar melakukan promosi,menggandeng pengusaha, mendatangi Investor dan membangun Infrastruktur.
Bertempat di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, pada senin (5/4/2021) Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, di Pimpin Pejabat (PJ) Bupati Bambang Sumbogo mengelar Rapat pembahasan Destinasi Pariwisata dan Infrastuktur yang ada di Negeri Para Sai Batin dan Ulama.
Rapat pembahasan ini di dihadiri langsung Dinas BMBK Provinsi Lampung, BAPPEDA Provinsi Lampung, Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Dinas Perhubungan Pesisir Barat, BAPPEDA Pesisir Barat, Dinas Pariwisata Kab. Pesisir Barat, Balai Besar TNBBS, BPJN Lampung, PHRI Lampung, ASTINDO Lampung, ASITA Lampung, serta Ketua Asosiasi Aplikasi Ojek Online Lampung dari Maxim, Grab dan Gojek.
Pada kegiatan itu, Bambang Sumbogo mengatakan bahwa dalam kurun waktu lebih kurang 1 bulan menjabat sebagi PJ Bupati Pesisir Barat beliau diberi mandat oleh Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi untuk mengoptimalkan seluruh potensi wisata yang terdapat di Kabupaten Pesisir Barat yang ditujukan untuk pemulihan ekonomi yang terdampak akibat adanya wabah virus corona (Covid-19) secara global.
Menurut Bambang, ketika menjabat menjadi PJ Bupati, Kepala Dinas perhubungan Provinsi Lampung ini merasa takjub akan keindahan alam yang di miliki oleh Kabupaten Pesisir Barat.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Pesisir Barat, Gunawan, dalam presentasinya mengatakan bahwa di tempat wisata di Pesisir Barat sudah dibangun sarana prasarana pendukung yang ditujukan untuk menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung baik dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal.
“Terdapat 4 destinasi wisata unggulan yang terdapat di Kabupaten Pesisir Barat yaitu Pantai Tanjung Setia, Pantai Labuhan Jukung, Pulau Pisang dan Gua Matu. Dimana di destinasi unggulan kita telah dibangun sarana prasarana penunjang untuk wisatawan dan para pelaku usaha yang berada disekitar tempat wisata” jelasnya.
Gunawan berharap setelah dilaksanakan rapat ini, Kedepan Destinasi Wisata di Kabupaten Pesisir Barat semakin ramai pengunjung, baik dari wisatawan lokal maupun mancanegara dan dapat memulihkan perekonomian yang sempat mengalami penurunan karena dampak dari Covid-19.
” Saya berharap supaya akses menuju tempat wisata di Pesisir Barat semakin mudah dengan menjalin kerjasama dengan asosiasi aplikasi ojek online, kemudian akses udara penerbangan Pesisir Barat dapat aktif kembali sehingga mendatangkan banyak investor yang ingin membuka usaha di Pesisir Barat, serta menyediakan tempat pemberhentian bagi wisatawan yang ingin memberi makan langsung monyet-monyet yang terdapat di hutan kawasan milik Balai Besar TNBBS,” Papar Gunawan.
Diketahui kegiatan yang di gelar Pemerintah Pesisir Barat ini untuk mengajak kerjasama di bidang promosi pariwisata untuk pembuatan paket wisata dengan ASITA, ASTINDO, Gojek, Grab dan Maxim.
Kemudian Permohonan Perizinan pembangunan Rest Area, Pelebaran Jalan dengan TNBBS, Dinas kehutanan dan Balai PJN Lampung, dan memaparkan peluang pembangunan dan investasi pada destinasi pariwisata di Pesisir Barat.(Agus)



















