Tulang Bawang Barat,ZL Pekerjaan Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Tiyuh Gedung Ratu tidak sesuai spek,karena lebarnya masih kurang sebab tidak ada koordinasi pihak pemborong dengan masyarakat pemilik lahan,

” Ya pekerjaan JUT tersebut tidak sesuai Spek dan tidak berkuawalitas karena menurut saya lebarnya masih kurang dan di kerjakan asal jadi,sebab pihak pemborong tidak berani mau numbur kebun karet soalnya tidak ada koordinasi dengan masyarakat pemilik kebun”Ujar Ketua Kelompok Tani Karya Tani Tiyuh Gedung Ratu Sunari saat di wawancarai wartawan harian zonalampung di kediamannya, Sabtu (27/03/2021)

Dikatakanya juga Awalnya memang Kelompok Tani yang mengusulkan tujuannya agar dapat membangun perekonomian desa, akan tetapi pekerjaan itu di kerjakan pemborong,dan pekerjaan JUT itu kurang baik,

” Benar kami yang mengusul ke Dinas pertanian proyek itu beharap pengerjaannya swakelola,malah yang mengerjakannya pemborong,pekerjaannya juga kurang baik”tuturnya

Ia menambahkannya dirinya sebenarnya korban sebab dari pertama di hubungi pak arif untuk mengawal greder untuk warles tanah untuk pengerasan,

” Dari awal pak arif menepon saya untuk mengawal greder untuk warles mengeraskan tanah dan Bilang saja kalau Kepalo Tiyuh nanya itu pekerjaan Nadir dan Ansori,sebanarnya saya ini korban biaya makan dan rokok itu uang pribadi saya”paparnya

Diungkapkannya ketika mobil bermuatan batu datang,malah kerumah untuk menandatangani DO sebanyak 38 mobil,sampai malam hujan – hujanan dan pekerjaan itu selama 16 hari,

” Ketika mobil bermuatan batu datang saya di telpon untuk menerima DO 38 mobil,sampai malam hujan -hujan dan pekerjaan selama 16 hari saya kecewa pak bukannya dapat uang malah uang pribadi saya keluar “terangnya

Di jelaskannya Proyek JUT itu yang diwarles hanya tanahnya sedangkan batunya tidak dan sudah di PHO karena Pak Yayit itu datang kelokasi,sedangkan papa proyeknya tidak melihatnya padahal tiap hari saya berada dilokasi,

” Proyek itu yang di warles hanya tanahnya biar keras sedangkan untuk pemasangan batu tidak di warles,dan itu sudah di PHO,pak yayitnya turun ke lokasi sedangkan papan proyeknya tidak ada soalnya saya ada di lokasi terus kalau ada papan proyeknya tentu saya melihatnya.”jelasnya.(mrw/san)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini