Pesawaran – jama’ah emak-emak begitu bersemangat menjawab pertanyaan yang dilontarkan Dendi Ramadhona terkait Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pertanyaan yang dilontarkan Calon Petahana Dendi Ramadhon tersebut, merupakan salah satu metode pengenalan diri terhadap Nabi Besar Muhammad SAW.
Dendi menjelaskan bahwa sebagai Umat Nabi Muhammad SAW harus kenal dengan panutannya.
“Kita sebagai umatnya harus mengenal siapa nabi kita Muhammad SAW,” ungkap Dendi, saat menghadiri Undangan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Desa Padang Cermin, kecamatan,Padang Cermin, Pesawaran.
Oleh karenanya Dendipun menjabarkan, jika ingin mengenal Nabi Muhammad SAW lebih dekat minimal harus mengetahui sejarah kelahiran Nabi dan Sifat – Sifat yang harus diteladani.
“Kita harus mengenal Nabi kita SAW, minimial kita tahu sejarah kelahiran nabi, tanggal berapa nabi dilahirkan, kemudian Sifat -sifat nabi yaitu Sidiq, Amanah, Fatanah, Tabligh harus kita teladani sebagai umatnya,” jelas Dendi, Jum’at (13/11/20).
Dendi mengajak kepada seluruh tamu undangan yang hadir, jangan sekedar memperingati saja, tetapi harus ada perubahan dalam diri yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Ditempat yang sama, tausiyah yang diberikan Ustaz Herman Eddy. mengingatkan sebagai umat Islam ada tiga hal yang terus mengalir amalnya ketika sudah meninggal sekalipun.
“Ada Tiga Hal yang selalu mengalir amalnya meskipun sudah meninggal, yang pertama Sedekah jariah, Ilmu yang bermanfaat, dan Doa Anak Sholeh,” ungakp Herman.
Tausiyahpun berjalan dengan penuh hikmat, dan tak lupa sang Da’i pun menyampaikan bahwa Nabi merupakan Uswatun hasanah sebagai contoh terbaik yang wajib diteladani.
“Nabi itu sebaik-baik manusia dan contoh bagi umatnya, sudah selayaknya kita sebagi umatnya harus meneladani, mencontoh perilaku beliau Baginda Muhammad SAW,” terangnya. (Eka)



















