ZONALAMPUNG.CO—Guna mewujudkan nawa cita calon bupati dan calon wakil bupati Dendi- Marzuki menuju pesawaran lebih baik lagi kedepan, diharapkan semua kader dan

pengurus partai bekerja tegak lurus bersatu mengikuti arahan partai dan juga bekerja dengan duit.

“Disini kita memerlukan kerjasama dan sama kerja untuk mencapai tujuan memenangkan pasangan Dendi-Marzuki sebagai bupati dan wakil bupati pesawaran preode 2021-2024″ ujar Supriyanto, sebagai juru kampanye dari tiem koalisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di desa gunungsari,( 5/10/20)

Oleh karena nya, Supriyanto juga sangat memahami kader-kader partai yang ada didesa, sebab, katanya, kader yang berada didesa tentunya sangat memahami daerahnya masing-masing. Maka oleh sebab itu, kunci untuk mencapai kemenangan diperlukan kerjasama dengan baik.

” Kunci kemenagan itu tak lepas dari duit, maka diharapkan pada semua kader dan pengurus partai, baik dari partai PPP maupun dari Partai Hanura sebelum kita bekerja terlebih dahulu doa, usaha, ikhlas tawaqal. Itulah kunci kemenangannya, kalau di singkat kata-katanya tersebut adalah (Duit)” ujarnya.

Sementara calon bupati Dendi Ramadhona dalam sambutannya akan menjadikan Kecamatan Way Khilau sebagai kecamatan
unggulan dan akan selalu diperhatikan

“Sejarah tidak bisa dilupakan, sebab dulu kakek saya adalah pejuang, selama berjuang kakek saya tinggal didesa kota jawa. Tentunya kalau saya masuk diKecamatan Way Khilau tidak asing lagi karena saya masuk desa saya sendiri dan keluarga sayapun banyak bermukim didesa kota jawa jadi wajarkan klalau saya mengabdi untuk pesawaran” jelasnya.

Kendati demikian, saya minta do’a dan dukungannya kepada seluruh warga masyarakat pesawaran agar saya dapat
menyelesaikan pekerjaan saya sebagai bupati, dan saat ini pekerjaan saya untuk pesawaran baru setengah perjalanan dan saya sangat merasa berdosa jika pekeejaan saya tidak saya selesaikan,

“Dan alhamdulillah selama empat tahun saya memimpin menjadi bupati pesawaran ini semua sudah saya pelajari dan saya sangat paham betul apa yang di inginkan oleh warga masyarakat desa masing-masing khusus nya warga masyarakat dikecamatan way khilau, jadi Saya tidak perlu meraba-raba dan bertanya tanya kiranya apa saja kekurangan kekurangan warga masyarakat way khilau lagi karena dari ujung pesawaran hingga diperbatasan kabupaten sudah saya ketahui keadaan dan permaslahannya dan saat ini saya tinggal melanjutkan lagil pekerjaan dan pengabdian saya sebagai bupti pesawaran ” tuturnya.

Sebelum menutup orasinya, calon bupati no urut 2 ini menutupnya dengan sebuah pantun yang sudah menjadi ciri khasnya setiap menutup atau di penghujung sambutannya.

“Jalan-jalan ke kubu batu, pastinya lewat kedondong, kalau silaturrahmi ya nomor satu, tapi kalau pilihan ya nomor dua dong. jalan-jalan ke kota baru, jangan lupa membawa peti, untuk apa coba yang baru, kalau dendi sudah terbukti” tutupnya, ( zal/ ek)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini