GERBANGREPUBLIK.COM – ( Pesawaran). Perihal penganiyaan siswa SDN 1 Waykhilau Kabupaten Pesawaran yang hingga kini tidak ada tindak lanjut dari Polres Pesawaran, Saripudin (44) dan Susanto mengadu ke sekretariat PWI Pesawaran, Kamis (19/10/2017).

Kedua orang tua dari dari Makrub dan zuli Izahtur Rohmat pelajar SDN 1 kelas 2,  yang diterima langsung oleh Ketua PWI Erdanizar mengatakan, awalnya sesama anak saling ejek – ejekan menyebut nama orang tua, setelah salah satu anak mengadu ke orang tua, tak lama terjadilah peristiwa yang tidak di kehendaki.

” Awalnya anak saya dan 3 teman lainnya bercanda dengan saling mengejek, setelah itu datanglah pelaku Usman memukul dan mencekik ke 4 anak yang ada,” jelasnya.

Ini kan masalah anak – anak yang masih kelas 2 SD, kok orang tua ikut – ikutan, saya khawatir nanti malah orang tua sama orang tua .

” kami sudah pernah melapor ke Polres bagian perlindungan anak, akan tetapi hingga kini belum ada tindak lanjutnya, makanya saya ke PWI Lampung,” jelasnya lagi.

Sedangjan Orang tua Zuli Izahtur (7) menambahkan, korban yang merupakan anaknya, sempat trauma atas tindakan orang tua murid yang sewenang – wenang kepada anak di bawah umur .

” anak say

Sedangkan Kepala Unit Pendidikan Tekhnis ( KUPT) Jamhari  mengatakan, sebaiknya hal ini di lakukan perdamaian di sekolah, karena kejadiannya kan di sekitar halaman sekolah SDN 1 Waykhilau Kecamatan Waykhilau, sedangkan masalah ini Kepala Sekolah tidak melapor ke KUPT

” KUPT kan tidak tau, seharusnya hal ini ada pemberitahuan ke kami sehingga masalah ini tidak berlarut – larut,” tambahnya.( Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini