GERBANGREPUBLIK.COM – Sukadana). Ribuan masyarakat Desa Pakuan Aji dan sekitarnya datang menghadiri Acara Santunan Anak yatim dan kaum dhuafa di dusun 5 sp 1 desa Pakuan Aji Kecamatan Sukadana Lampung Timur (15/10/17).
Santunan Bagi anak yatim dan kaum Dhuafa merupakan Agenda resmi desa pakuan Aji yang setiap tahunnya selalu Rutin di laksanakan.
“Bersyukur tahun ini Dana yang terkumpul dari sumbangan warga dan para Donatur Secara global lebih dari Sembilan Puluh tujuh Juta Rupiah”ujar Tan Malaka kades Pakuan Aji.
Masih kata Tan Malaka” uang tersebut kami Sumbangkan sebagai tali asih kepada Anak yatim dan kaum dhuapa yanga ada di Desa pakuan Aji,setiap anak yatim mendapatkan 1 ekor kambing Betina dan uang sebesar Rp.700.000(tujuh ratus ribu ) dan khaum dhuafa mendaptkan santunan sebesar Rp.200.000 (dua ratus ribu).
Acara yang di isi dengan ceramah agama Islam juga di hadiri oleh para Ulama,para Sesepuh desa Tokoh agama,Camat Sukadana,Kapolsek Sukadana,anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur dan ribuan Jamah pengajian dari dan sekitar pakuan Aji.
“Saya sebagai Wakil Rakyat Sangat mengafresiasi dengan adanya Tali Asih santunan anak yatim dan Kaum dhuafa yang jadi agenda Rutin Desa dengan acara seperti ini kita akan mengerti Derita yang mereka Rasakan dan juga tetap terjalin komunikasi dan Silatulrahmi anar warga”Ujar Yudistira Anggota DPRD Lampung Timur.
Acara yang seyogyanya akan di hadiri Bupati Lampung Timur Chusnunia ini batal datang karna Beliau (Bupati) dalam keadaan kurang sehat.
“Kecewa sih..tapi mau bagaimana lagi kalau bupati nya lagi nggak enak badan, padahal kami warga Desa ingin sekali Beliau bisa hadir”ujar mbak Narti Salah seorang Jamaah.
Acara di tutup dengan ceramah agama yang di sampaikan Kiyai dari Kota Gajah Lampung Tengah.
di sela sela ceramahnya Kiyai Drs Ky Achmad Sauki mengatakan” Desa pakuan Aji yang di pimpin kepala desa Tan Malaka patut di contoh untuk desa desa lainnya, Saya sediri saja belum mampu untuk mengajak Umat menyantuni Anak yatim dengan jumlah sampain 97 juta, saya harus Belajar sama pak Kades nih”pungkasnya(KEMAS)



















