GERBANGREPUBLIK.COM – (Lampung Timur). Kabupaten Lampung Timur kaya akan potensi sumber galian C. Sejumlah wilayah di daerah ini diantaranya Desa Gunung Tiga, Swikis serta Rajabasa yang berada dalam wilayah Kecamatan Batanghari Nuban, memiliki prospek sebagai daerah penghasil batu andesit.
Dengan potensi batu andesit yang biasa digunakan sebagai bahan pondasi rumah, namun pengelolaannya menyisakan sejumlah persoalan.
Indra (33) Warga Desa Gunung Tiga kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya (JAYA), Jumat 18 Agustus 2017 mengatakan, tiga desa di wilayah Kecamatan Batanghari Nuban memang memiliki potensi pemasok batu andesit.
” Rata-rata warga disini mengelola penjualan batu. Namun untuk penyebutan penambangan rasanya belum pas, ” kata Indra.
Jika memakai skala, kata Indra, rata-rata batu yang terkumpul bisa mencapai satu ukuran mobil pick up. Karena sifatnya usaha mandiri warga, maka persoalan volume cukup menjadi kendala. “Warga yang menjual batu andesit tidak bisa memaksimalkan volume batu dengan mengandalkan peralatan seadanya. Itupun para pekerja pemecah batu tidak bisa dipaksakan dengan target atau hasil sesuai keinginan pemilik batu, ” kata dia.
Solusi dari pencapaian agar volume batu yang dihasilkan sesuai dengan target adalah dengan alat yang cukup modern. Namun warga memiliki keterbatasan dengan peralatan semacam itu. Menurut Indra, sudah waktunya pemerintah memperhatikan nasib para pengumpul batu andesit di wilayah Kecamatan Batanghari Nuban. Selama ini Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sama sekali belum memberikan perhatian.” Kita berharap ini bisa disambungkan ke pemerintah lebih atas. Apalagi soal pertambangan sudah menjadi kewenangan provinsi. Pak Arinal kan mantan pejabat tinggi di provinsi Lampung, Jadi jika beliau terpilih kami berharap ada solusi untuk masalah batu ini, ” tandasnya. (R)


















