GERBANGREPUBLIK.COM – (Lampung Timur). Absennya hampir seluruh Kepala Desa saat berlangsung Monitoring dan evaluasi realiasi bantuan dana desa di Desa Taman Negeri Kecamatan Way Bungur, Rabu ( 10/8/2017) dipertanyakan.
Menurut Pantauan gerbangrepublik.com, kebiasaan ini tidak lazim sehingga mendapat pertanyaan awak Media yang hadir dalam pelaksanaan monitoring dan Evaluasi reslisasi bantuan dana Desa yang di laksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) yang berlngsung Balai Desa Taman Negeri .
Sugeng selaku Kepala Desa Taman Negeri yang juga merupakan tuan rumah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi kepada gerbangrepublik.com mengatakan, penyebab ketidak hadiran Kepala Desa belum jelas penyebabnya.
“saya menyayangkan ketidak hadiran Kepala Desa dalam pelaksanaan Monitoring, meski penyebabnya tidak diketahui akan tetapi memang ada pungutan dana kepada Kepala Desa oleh Ketua Forum se Kecamatan Way Bungur,” jelas Kades Sugeng.
Masih kata Sugeng Saya merasa sangat kecewa atas ketidak hadiran seluruh Kepala Desa se Kecamatan dalam rangka sosialisasi Moneva.
” kan masing – masing Kepala Desa sudah mengeluarkan biaya 1 juta rupiah, dananya dikoordinir oleh Ketua Forum Kepala Desa dan kegunaannya jelas untuk dinas terkait dan Lembaga, dan omongan saya bisa saya pertanggung jawabkan,” tambah Sugeng. .
Saat gerbangrepublik.com konfirmasi Terkait dengan pengakuan Kepala Desa Taman Negeri Sugeng adanya penarikan dana kepada masing – masing Kepala Desa di Kecamatan Way Bungur, Dinas PMD maupun pihak Kecamatan setempat tidak memberi keterangan. ( Samsi Sabuai)



















